PT Riau Petroleum Miliki Direksi Baru, Fajar: Kita Fokus Tingkatkan Kontribusi untuk Daerah

Senin, 25 Mei 2026 | 16:57:00 WIB
Memegang map dari kiri-kanan : Prof. Husnul Khausarian, Ganesya Varandra, Fajar Muhardi, bersama Asisten III Job Kurniawan dan pemegang saham lainnya (foto:voxindonews)

iniriau.com, PEKANBARU – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Riau Petroleum (Perseroda) tahun buku 2026 menetapkan susunan direksi baru perusahaan daerah tersebut. Dalam keputusan RUPS, Fajar Muhardi dipercaya menjabat Direktur Operasional, sementara posisi Direktur Keuangan diisi Ganesya Varandra.

Selain menetapkan dua direksi baru, RUPS juga memperpanjang masa jabatan Prof. Husnul Khausarian sebagai Direktur Utama PT Riau Petroleum. Agenda rapat berlangsung di Pekanbaru, Senin (25/5/2026), dipimpin Asisten III Setda Riau Job Kurniawan bersama Karo Perekonomian Setdaprov Riau Sri Irianto.

Penetapan direksi dilakukan setelah keduanya melewati tahapan seleksi yang digelar tim seleksi bentukan Pemerintah Provinsi Riau sebagai pemegang saham. Proses tersebut mencakup seleksi administrasi, uji kompetensi hingga wawancara bersama Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.
Usai ditetapkan, Fajar Muhardi menyampaikan komitmennya untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan meningkatkan kontribusi PT Riau Petroleum terhadap pendapatan daerah.

Menurutnya, perusahaan memiliki peran strategis dalam pengelolaan dana Participating Interest (PI) migas milik Pemerintah Provinsi Riau sehingga dibutuhkan pengelolaan yang profesional, transparan dan akuntabel.

“Kepercayaan ini menjadi amanah besar bagi saya. PT Riau Petroleum harus mampu menjadi perusahaan daerah yang sehat dan memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Fajar mengungkapkan, pada 100 hari pertama masa kerjanya akan difokuskan pada tiga tahapan utama. Tahap awal berupa konsolidasi internal perusahaan melalui evaluasi sistem kerja, penguatan koordinasi antarunit dan pemetaan kebutuhan prioritas.

Selanjutnya, perusahaan akan melakukan penataan sistem dan tata kelola, termasuk penguatan SOP, sistem pelaporan, monitoring operasional hingga pengawasan internal agar lebih efektif dan berbasis target kinerja.

Memasuki bulan ketiga, fokus diarahkan pada peningkatan produktivitas perusahaan, penyusunan roadmap operasional dan pengembangan fondasi bisnis yang lebih adaptif serta modern. Ia berharap langkah tersebut dapat mendorong PT Riau Petroleum berkembang menjadi BUMD yang profesional dan mampu meningkatkan pendapatan bagi Provinsi Riau.

“Dengan integritas dan kerja sama seluruh pihak, kami optimistis PT Riau Petroleum dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi daerah,” tutupnya.**

Tags

Terkini