Dari Kediaman Plt Gubri, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Riau

Senin, 15 Juni 2026 | 23:06:42 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto foto bersama petugas sensus ekonomi (foto: dok mcr)

iniriau.com, PEKANBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 secara serentak di seluruh Indonesia, Senin (15/6/2026). Di Provinsi Riau, kegiatan pendataan perdana diawali di kediaman Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, sebagai simbol dimulainya sensus di daerah tersebut.

Tim BPS Provinsi Riau melakukan pendataan langsung dan memasang stiker sensus di area rumah dinas sebagai penanda bahwa objek telah tercatat dalam kegiatan pendataan nasional tersebut.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, Sensus Ekonomi merupakan agenda penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

"Kami menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini. Data yang diperoleh akan menjadi pijakan dalam merumuskan berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan penguatan sektor ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia mengajak masyarakat Riau untuk berperan aktif dengan memberikan informasi yang dibutuhkan petugas sensus. Menurutnya, kualitas hasil sensus sangat bergantung pada keterbukaan dan kejujuran responden saat memberikan keterangan.

"Ketika petugas datang melakukan pendataan, kami berharap masyarakat dapat menerima dengan baik dan memberikan data yang sesuai kondisi sebenarnya. Semakin akurat data yang diperoleh, semakin baik pula perencanaan pembangunan yang dapat dilakukan pemerintah," katanya.

SF Hariyanto juga memastikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait informasi yang diberikan kepada petugas. Seluruh data yang dihimpun BPS akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

"Kami ingin masyarakat merasa nyaman dalam memberikan informasi. Data yang disampaikan tidak akan disalahgunakan karena telah dilindungi oleh aturan yang berlaku," tegasnya.

Menurut SF Hariyanto, keberhasilan sensus bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS, melainkan membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap hasil pendataan nantinya mampu menghadirkan potret ekonomi Riau yang lebih lengkap dan aktual.

"Dengan data yang valid, pemerintah dapat melihat kebutuhan riil masyarakat dan pelaku usaha. Ini akan membantu dalam menentukan arah kebijakan yang lebih efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ungkapnya.

Sensus Ekonomi 2026 sendiri merupakan program nasional yang bertujuan mendata berbagai kegiatan usaha di luar sektor pertanian. Hasilnya akan menjadi sumber data strategis bagi pemerintah dalam merancang kebijakan ekonomi, investasi, ketenagakerjaan, hingga pengembangan usaha di masa mendatang.**

 

Tags

Terkini