Di Tengah Rendahnya Pencapaian PAD, DPRD Sahkan APBD-P Riau 2026 Sebesar Rp8,3 Triliun

Senin, 28 September 2026 | 15:31:36 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menandatangi pengesahan APBD Riau Perubahan 2026 sebesar Rp 8,3 triliun, Senin (28/9). Foto - Astrid

iniriau.com, Pekanbaru - Rapat Paripurna DPRD Riau dengan agenda Penyampaian Hasil Kerja Badan Anggaran terhadap Ranperda APBD Riau Perubahan 2026 dan Penyampaian Akhir Gubernur Riau, Senin (28/99) mengesahkan APBD Perubahan Riau sebesar Rp8,3 triliun.

Namun besaran APBD Perubahan ini menurut Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau tidak sejalan dengan pencapaian target PAD, yang hanya mencapai Rp 5,279 triliun. Oleh karena itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau digesa melakukan peningkatkan pendapatan daerah, serta penggunaan  anggaran yang lebih tepat sasaran.

"Ya,  APBD-P 2026 tadi sebesar Rp8,3 triliun namun tidak diikuti oleh pencapaian target PAD. Kita diminta kerja keras meningkatkan pendapatan, dan juga agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran," kata Plt Gubernur Riau SF Hariyanto kepada kru media di Pekanbaru, usai Rapat Paripurna DPRD Riau, Senin siang.

Ia berjanji akan mengoptimalkan pendapatan daerah hingga akhir tahun anggaran.

"Kita akan kejar semua sektor yang bisa menjadi pemasukan pendapatan asli daerah hingga akhir tahun ini dan untuk tahun 2027," kata Plt Gubernur Riau menambahkan penjelasannya.

Sementara itu Ketua DPRD Riau Kaderismanto mengatakan Pemprov Riau memang harus menyesuaikan antara kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.

"Pemprov Riau harus bisa menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah ini. Kita memang minta Pemprov Riau menggunakan anggaran disesuaikan penggunaannya," kata politisi PDI-P Riau tersebut.

Kaderismanto juga memberikan masukan pada struktur anggaran khususnya di tahun 2027.

"Untuk tahun 2027, efisiensinya harus lebih maksimal dan lebih bermanfaat. Pada struktur anggaran, belanja modal dan pengeluaran itu harus berimbang, jangan sampai jomplang. Di sisa akhir tahun ini lakukan penyesuaian agar semua anggaran terserap maksimal," lanjut Kaderismanto.

Pihak DPRD Riau juga mendukung satuan tugas (satgas) yang sudah dibentuk Pemprov Riau dalam percepatan pendapatan daerah.

"Ya, kita tetap dukung satgas percepatan pendapatan daerah yang sudah dibentuk Pemprov Riau. Saya berharap satgas ini bukan hanya untuk sekedar membesarkan harapan di hari saja, tapi benar-benar bisa direalisasikan pada sektor-sektor penyumbang pendapatan daerah," pungkas Kaderismanto.**

Tags

Terkini