Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Taufik Arrakhman Minta Tenaga Honorer Tidak Dikorbankan
Rubrik: pekanbaru | Kamis, 30 Agustus 2018
Editor: - | Reporter: -

Taufik Arrakhman
Iniriau.com, Pekanbaru – Anggota DPRD Riau Taufik Arrahkman meminta Pemerintah Provinsi Riau  mengkaji ulang  rencana dirumahkannya 10 ribu pegawai honorer di lingkungan Pemrov Riau di awal tahun 2019 mendatang. Ini dikarenakam  devisit anggaran yang terjadi dalam APBD Riau 2018.
 
Hal ini disampaikan langsung  Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau – Taufik Arakhman, Kamis (30/08) siang. Taufik mengatakan, rencana tersebut seharusnya diperhitungkan dulu secara matang karena kebijakan tersebut bisa berdampak sosial karena  meningkatnya angka pengangguran.
 
"Saya belum mendengar kabar tersebut, kalaupun ada ya kita minta kecermatan Pemrov Riau. Karena jika pekerjaan mereka ditiadakan, maka akan menambah jumlah pengangguran di Riau," ujarnya.
 
Menurut politisi Gerindra Riau ini, untuk mengatasi devisit anggaran Pemrov Riau bisa melakukan cara lain, diantaranya  menghentikan sementara waktu pembangunan insfrastruktur.
 
"Saya minta hal ini dikaji ulang oleh pihak Pemrov. Kalaupun harus  rasionalisasi anggaran, jangan mengorbanksn tenaga honor. Ada cara lain, salah satunya menunda pembangunan insfrastruktur. Jangan tumbalkan tenaga honorer, kasihan kita, dan ini bukan jalan keluar terbaik untuk masalah keuangan daerah saat ini," ungkapnya.
 
Sebagai informasi, Sekertaris Daerah Provinsi Riau - Akhmad Hijazi beberapa waktu  lalu menyampaikan bahwa pada tahun 2019 mendatang, Kepala OPD dipersilahkan  membuat formulasi di masing-masing Dinas dan Badannya untuk pengurangan pegawai kontrak sebagai upaya rasionalisasi anggaran. Hal tersebut dikarenakan, melihat kondisi keuangan yang semakin hari semakin menyusut. (IRC/drn)
Artikel Pilihan
GALERI FOTO