Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Bupati Inhil: Sudah Dikoordinasikan agar Mempercepat Penanganan Kebakaran lahan di Inhil
Rubrik: inhil | Jumat, 28 September 2018
Editor: - | Reporter: -

ilustrasi

Iniriau.com, PEKANBARU - Bupati Indragiri Hilir M Wardan mengaku sudah melakukan kordinasi dengan Satgas Karhutla Riau Terkait kebakaran yang lahan terjadi di daerahnya.

Bahkan mulai memunculkan asap tipis di beberapa wilayah di Riau Jumat (28/9/2018).

"Saya sudah kordinasi kan dengan Satgas di Provinsi Riau dan kordinasi itu dilakukan sebagai upaya untuk percepatan penanganan di lapangan," ujar Wardan , Jumat saat ditemui pada acara pisah sambut Kepala BPK RI Perwakilan Riau di kantor BPK Pekanbaru.

Diakui Wardan saat ini lokasi kebakaran terparah terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir dan personil Satgas kebakaran juga sudah turun ke lokasi kebakaran guna memadamkan api.

"Sudah ada tindakan juga di lapangan untuk Pemadaman, kita berharap agar segera padam makanya kami kordinasi terus dengan provinsi," ujarnya.

Sebagaimana dari data yang ada di Satgas Karhutla Riau luas lahan yang terbakar di Kabupaten Indragiri Hilir dalam beberapa hari terakhir sudah mencapai 210 Hektar hingga Jumat (28/9). Inhil saat ini daerah terparah kebakaran di Riau.

Lokasi terparah terjadi di Dusun Bina Utama, Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir seluas ± 125 Hektar.

Kemudian di Parit Baru RT16/RW08, Dusun Bahagia Pulau Tiga, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir seluas ± 55 Ha.

Selanjutnya di DesaTanjung Sari, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Inhu perbatasan Kempas (Inhil) seluas 30 Hektar.

"Kami sekarang sedang rapat evaluasi diposko. Heli sudah kita kirim dua unit ke kempas jaya Inhil dan 1 unit di Batang Gangsal Inhu," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau Edwar Sanger kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat.

Secara umum lanjut Edwar Sanger pihaknya masih bisa mengatasi kebakaran yang ada di dua Kabupaten ini terutama di Inhil lokasi terparah.

"Insya Allah masih bisa kita atasi berkat kerjasama dengan TNI Polri BPBD Manggala Agni dan RPK dari dunia usaha RAPP,"jelas Edwar Sanger. (irc/tribun)

Artikel Pilihan
GALERI FOTO