Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Said Iqbal dan Amien Rais: Tidak pernah Politisasi Kasus Hoax Ratna Sarumpaet
Rubrik: politik | Kamis, 11 Oktober 2018
Editor: - | Reporter: -

Ratna Sarumpaet

Iniriau.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal sama-sama membantah mempolitisasi hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Keterangan ini disampaikan saat Amien Rais dan Said Iqbal diperiksa sebagai saksi kasus hoax dengan tersangka Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya. Amien diperiksa pada Rabu (10/10), sedangkan Said Iqbal diperiksa hari Selasa (9/10).

"Pandangan saya, tidak ada skenario dari tim Prabowo-Sandi untuk melakukan upaya apa pun," kata Said Iqbal kepada wartawan usai diperiksa.
Said Iqbal kepada penyidik membeberkan dua pertemuan dengan Ratna Sarumpaet sebelum hoax penganiayaan terbongkar. Ratna, disebut Said, konsisten mengaku menjadi korban penganiayaan.

Dua pertemuan yang dimaksud Said Iqbal adalah pada Jumat, 28 September 2018, dan 2 Oktober 2018. Pada pertemuan pertama, Said mengaku datang ke rumah Ratna, yang mendesaknya bertemu.

"Di sana singkat cerita Ratna Sarumpaet menjelaskan tentang penganiayaannya," kata Said Iqbal.

Ratna kemudian meminta Said Iqbal membuka komunikasi dengan pihak Prabowo Subianto. Ratna disebut ingin bertemu dan menceritakan langsung hal yang dialaminya ke Prabowo. Pertemuan ini, menurut Said Iqbal, terjadi pada 2 Oktober.

Soal pertemuan sejumlah orang dengan Ratna Sarumpaet juga ditanyakan penyidik ke Amien Rais. Advokat yang juga politikus PAN Eggi Sudjana menyebut Amien bercerita soal pertemuan dengan Ratna pada 2 Oktober.

Menurut Eggi, Amien merasa kecewa setelah tahu Ratna berbohong soal penganiayaan. Penyidik disebut dia juga bertanya soal sikap Amien Rais saat mengetahui Ratna Sarumpaet berbohong.

"Pak Amien dengan lugas bilang saya (Amien) seperti disambar halilintar, saya merasa dibohongi saya kecewa berat," kata Eggi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Eggi mengatakan Amien merasa yakin Ratna dianiaya karena spontan peduli kepada Ratna Sarumpaet. Karena itu, Amien bersama Prabowo Subianto dan elite parpol koalisi menggelar jumpa pers.

"Tapi kenapa sebelumnya untuk terkait dengan konpers itu kok yakin betul bahwa bu Ratna Sarumpaet dianiaya, saya, kata Pak Amien spontanitas solidaritas. Karena Bu Ratna dalam struktur pemenangan termasuk anak buah saya jadi saya bersolidaritas untuk anak buah saya yang dihina, diinjak-injak, terpukuli sedemikian rupa. Jadi spontanitas itu, tidak ada motif atau niat buruk dari kita untuk mengkapitalisasi atau mempolitisir keadaan sehingga menjadi keruh karena yang dikhawatirkan kepolisian dampak konpers itu yang membuat tuduhan pihak sebelah atau siapa pun," papar Eggi.

Kombes Argo mengatakan penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan menganalisa keterangan para saksi kasus Ratna Sarumapet.

"Sedang dianalisa dan dianev (analisa dan evaluasi) terhadap keterangan beberapa saksi," ujar Argo. (irc/detik)

Artikel Pilihan
GALERI FOTO