Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Polisi ungkap Pembunuhan Bocah 5 tahun yang dibacok dengan Parang
Rubrik: hukum | Kamis, 11 Oktober 2018
Editor: - | Reporter: -

ilustrasi

Iniriau.com, TAPSEL - Polisi akhirnya berhasil mengungkap motif pembunuhan bocah 5 tahun di Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan tersangka SGT, 26, yang merupakan tetangga korban.

Warga Desa Tandiat Baru, Angkola Selatan, Tapsel, itu tega menghabisi nyawa korban bernama Marsia Panggabean karena dendam dengan orang tua korban.

“Pembunuhan itu terjadi di halaman rumah korban, yang masih bertetangga dengan pelaku. Senin (8/10) siang sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Ismawansa, Rabu (10/10/2018).

Setelah membacok kepala korban dengan sebilah parang panjang, pelaku langsung melarikan diri ke dalam hutan. Sementara korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, tak mampu bertahan hingga akhirnya meninggal dunia.

Setelah mendapat laporan, petugas Satuan Reskrim Polres Tapsel langsung melakukan pengejaran terhadap SGT. Upaya polisi tak sia-sia dan akhirnya tertangkap pada.

“SGT diringkus di kawasan Siais, lokasinya sekitar 10 km dari kampungnya,” ujar Ismawansa.

Dia membantah kabar beredar yang menyatakan SGT mengalami gangguan jiwa. Pria itu hanya stres. “Dia normal, masih nyambung ditanyai,” ucapnya.

Dari hasil interogasi sementara, SGT mengaku membunuh Marsia karena dendam. “Motifnya dendam dengan orang tua korban,” jelasnya.

Setelah melakukan penangkapan, petugas membawa SGT ke Mapolres Tapsel. Dia akan diperiksa lebih lanjut di sana dan menjalani proses hukum. (irc/jpnn)

Artikel Pilihan
GALERI FOTO