Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Masyarakat Meranti Kecewa, Aspirasi ke Dewan Tidak Masuk Musrenbang
Rubrik: | Kamis, 11 Oktober 2018
Editor: desy | Reporter:

masyarakat menghadiri reses
Selatpanjang, iniriau.com-Masyarakat Meranti menyarakan kecewa karena banyak aspirasi yang disampaikan kepada anggota dewan disaat reses tidak diakomodir dalam  Musrenbang. 
 
Pasalnya menurut masyakarat, aspirasi yang disampaikan termasuk dalam kebutuhan yang mendesak.
 
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU PRPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, H Herman ST mengaku banyak mendapat aduan dari masyarakat, yang menilai bahwa proyek Pokir yang dilaksanakan DPU PTPKP tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat banyak.
 
Akibatnya, DPU PRPKP disalahkan oleh warga yang merasa tak bisa menikmati proyek tersebut.
 
"Ada semenisasi jalan di salah satu desa yang lokasi proyeknya tidak ada permukiman masyarakat. Di lokasi tersebut hanya ada kandang sapi, ada juga jalan menuju semak, disana juga tidak ada rumah warga, kadang pusing saya menghadapi Pokir-pokir ini," kata Herman.
 
Herman mengaku terpaksa mengeksekusi proyek Pokir tersebut. Karena Pokir sudah terlanjur masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2018. Lagipula ia juga tidak terlibat pada saat pembahasan DIPA.
 
"90 persen kegiatan disini merupakan Pokir hasil reses anggota dewan, saya baru bertugas disini, barang ini sudah ada. Ada 82 paket Pokir dalam APBD murni. Seharusnya kan kepala dinas dilibatkan dalam pembahasan, dengan demikian dinas bisa mencoret kegiatan yang terindikasi akan menuai masalah sosial," ujar Herman.(irc/hrc)
Artikel Pilihan
GALERI FOTO