Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Pemko Pekanbaru Diminta Buat Strategi Atasi Dampak Banjir
Rubrik: pekanbaru | Jumat, 12 Oktober 2018
Editor: desy | Reporter:

banjir di kota Pekanbaru

Pekanbaru, iniriau.com-Kerap menjadi langganan banjiri saat musim tiba, DPRD Kota Pekanbaru meminta Pemko Pekanbaru untuk membuat strategi mengetasi banjir. 

"Kalau mengacu kepada anggaran, kita akui penanganan untuk banjir saja saya yakin butuh anggaran yang cukup besar hingga triliunan dan perlu perencanaan yang matang, cuma dengan kondisi hari ini kita harus ada strategi untuk membangun infrastruktur pengendalian banjir, ini sangat penting terutama untuk repitalisasi drainase primer dan sekunder dan baru diikuti dengan pembersihan drainase tersier," ungkap Roni Amriel, Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Jumat (2/10/2018).

Strategi yang dimaksud Politisi Golkar yakni, meminta dinas terkait membuat pemetaan lokasi rawan banjir, penyebab banjir dan kendala di lapangan. Bahkan libatkan Camat dan Lurah untuk berkoordinasi dan berperan. Dengan harapan agar setelah dilakukan pemetaan bisa dianggarkan dan jadi program prioritas pemerintah, pasalnya problem seperti banjir ini bersentuhan dengan masyarakat langsung.

"Petakan terlebih dahulu mana lokasi selama ini yang rawan banjir untuk mengetahui titik persoalan dan penyebabnya, kemudian buat aksi kalau memang ada penumpukan sampah, ada penembalan makan perlu ada pengerukan dan semacamnya agar aliran air tidak terhambat," katanya.

Kemudian lanjut Roni, perangkat RT, RW, Camat dan Lurah harus berperan aktif dalam menggalakan masyarakat melakukan gotong royong dan bersih drainase, dengan tujuan daerah yang tidak terjangkau oleh pemerintah bisa dilakukan upaya pencegahan banjir oleh masyarakat.

"Perlu juga libatkan Camat, lurah dan libatkan rt, rw agar persoalan banjir ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah saja, melainkan tugas masyarakat juga," tutupnya. (irc)

Artikel Pilihan
GALERI FOTO