Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

SMPN 4 LTD Mengalami Abrasi, Perlu Tindakan Cepat
Rubrik: pendidikan | Selasa, 14 Maret 2017
Editor: Redaksi | Reporter: riaupos.co

ABRASI: Abrasi mengancam SMPN 4 Logas Tanah Darat, di Desa Lubuk Kebun, Kecamatan LTD. Foto diambil, baru-baru ini.

KUANSING - ABRASI terus mengancam keberadaan SMPN 4 Logas Tanah Darat. Sejak November 2016 lalu, perlahan tapi pasti, longsor sudah mulai merusak salah satu bangunan yang ada di sekolah tersebut. Apalagi hujan deras berkepanjangan terus mengguyur, tentu kian mengancam sekolah ini.

Di atas lahan yang berbukit, yang luasnya sekitar 1,25 hektare, berdiri sekolah tersebut sejak 2009 lalu, yang terletak di Desa Lubuk Kebun, Kecamatan Logas Tanah Darat. Sejak November lalu, longsor terus mengancam keberadaan sekolah, bahkan longsor itu berpotensi menimbuni bangunan sekolah.

Berbagai upaya telah dilakukan Kepala SMPN 4 Logas Tanah Darat, Miswardi, S.Pd, agar sekolahnya terbebas dari teror abrasi. Mulai dari menyampaikan kondisi sekolah tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, DPRD Kuansing hingga merangkul pihak perusahaan dan masyarakat menyisihkan timbunan longsor tersebut.

‘’Sudah, Komisi A DPRD Kuansing sudah turun melihatnya secara langsung. Bappeda juga sudah turun beberapa waktu lalu. Tapi apakah akan ada upaya menyelamatkan sekolah atau tidak, kami tidak tahu,’’ ujar Miswardi kepada wartawan, Ahad (12/3/17).

Miswardi sudah melakukan upaya mengantisipasi meluasnya abrasi, seperti sudah berulangkali mengerahkan masyarakat untuk mengangkat timbunan longsor. ‘’Sudah beberapa kali pula kami memakai alat RAPP untuk mengantisipasi. Tapi longsor terus terjadi,’’ katanya.

Ia berharap, Pemkab Kuansing membangun turap di kawasan yang longsor. Karena menurutnya, tidak hanya sekolah yang akan tertimbun longsor, namun badan jalan milik kabupaten yang sudah diaspal juga sudah mulai bergeser. ‘’Hanya sekitar satu meter dari badan jalan, kalau dibiarkan, jalan juga bisa amblas,’’ katanya.

Untuk penanganan cepat, Miswardi menyarankan agar tanah yang amblas itu diangkat, sehingga tidak melebar dan tidak memperparah kerusakan bangunan sekolah. ‘’Kalau sekarang teras labor mulai retak. Jika tidak dibuang tanahnya cepat, bisa rubuhkan bangunan dan menimbun sekolah,’’ jelasnya.( riaupos.co)

Artikel Pilihan
GALERI FOTO