Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Selasa, Pemkab Rohil launching Wisata Sejarah
Rubrik: pariwisata | Senin, 03 April 2017
Editor: red | Reporter: Az

Selasa, Pemkab Rohil launching Wisata Sejarah

Bagansiapiapi, - Pemerintah kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau dalam waktu dekat akan melaunching (Bagansiapiapi of Heritage atau wisata sejarah-red).

Launching wisata sejarah itu diagendakan, Selasa (4/4/2017) nanti.

"Kalau tidak ada perubahan jadwal, Selasa malam Pemerintah Daerah akan luncurkan Bagansiapiapi of Heritage atau wisata sejarah," sebut Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hilir, Drs H. Surya Arfan M.Si di Bagansiapiapi, beberapa waktu yang lalu.

Kata Surya Arfan, adapun wisata sejarah yang akan dijadikan objek wisata andalan Rohil itu adalah Eks Pelabuhan Bagansiapiapi Tempoe Doeloe, Tugu Perjanjian/Suku Tionghua, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr RM Pratomo, Kelenteng, Water Leading, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Gereja dan Rumah Kapitan.

"Ada sekitar 30 para penggiat blogger yang datang dari Jakarta, Padang dan daerah lainnya untuk mengekspos acara nanti," terang mantan kepala Dinas BKP ini.

Lanjut Surya Arfan, pemerintah daerah sudah melakukan berbagai persiapan menjelang acara Launching, termasuk menyiapkan tempat-tempat kuliner khas yang ada di Negeri Seribu Kubah itu.

"Sesuai dengan arahan pak Bupati dalam rangka Launching Bagansiapiapi of Heritage nanti kita tidak hanya menampilkan objek wisata, tapi juga akan menyediakan kuliner khas Bagansiapiapi," katanya. Menurut dia, Bagansiapiapi dahulunya terkenal dengan mengopi di pinggir jalan, bahkan ciri khas tersebut sempat hilang dan akan dibangkitkan kembali.

"Makanya kita jumpai beberapa pemilik kedai kopi agar mereka menata tempat jualan mereka. Semua itu dilakukan dalam rangka menarik minat orang-orang yang ingin menyantai dan ngopi, dengan catatan pemilik kedai kopi harus tertib, rapi dan bersih. Intinya tinggal penataan lagi,"paparnya.

Ia pun meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindag), dan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Rohil mengatur lokasi kuliner yang masih kosong agar segera diisi.

"Kita juga menghimbau kepada pedagang untuk mengisi lokasi yang masih kosong supaya bisa berjualan baik siang maupun malam hari. Karena setiap orang bagan balik dari luar pasti mereka mencari makanan dan minuman di Bagansiapiapi. Saya pikir masalah kuliner sudah cukup lumayan, tinggal penataan, penertiban dan kebersihan," ujarnya. (Az)

Artikel Pilihan
GALERI FOTO