Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Oesman Sapta: Pusat Jangan Omong Saja
Soal Kemakmuran di Daerah
Rubrik: nasional | Sabtu, 24 Maret 2018
Editor: Yasir | Reporter: Rilis

Ketua DPD RI Oesman Sapta.

JAKARTA,RIDARNEWS.cOM - Ketua DPD RI Oesman Sapta memberikan paparan seminar nasional di Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama). Dikesempatan itu, ia berpesan agar daerah-daerah di Indonesia harus diperhatikan, jangan hanya berfokus di ibu kota saja.

"Daerah harus dimakmurkan dulu, di pusat jangan hanya omong saja. Apakah Jakarta makmur maka daerah makmur? Tidak," ucap Oesman Sapta pada seminar dengan tema 'Pentingnya Komunikasi Antar Lembaga dalam Meningkatkan Pembangunan Daerah di Indonesia', Jakarta, Sabtu (24/3/2018).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang dibangun pada era Presiden Joko Widodo perlu diacungkan jempol. Saat ini, ia baru melihat presiden naik motor ke daerah yang rawan dan sulit dijangkau untuk meninjau proyek Trans Papua.

“Apakah itu salah? Saya sebagai oräng daerah yang dilakukan presiden itu benar. Ini politik yang menguntungkan daerah. Jadi biarkan saja orang lain menilai apa kah itu pencitraan atau bukan,” kata senator asal Kalimantan Barat itu.

Oesman Sapta juga mengingatkan bahwa DPD RI telah memperjuangkan UU MD3. Dimana kewenangan DPD RI telah ditambah. "Berkat UU MD3 ini, DPD turut serta dalam pembentukan peraturan daerah (Perda). Ini langkah baik selama 13 tahun DPD," jelas dia.

Selain itu, Oesman Sapta juga berharap para mahasiswa pascasarjana Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) perlu menghayati 5S jika ingin sukses. Pertama adalah startegi, ketika anda duduk dinorganisasi strategi utama.

Ketiga, lanjutnya, skill di dalam organisasi seperti apa. Keempat adalah system, jika tidak ada system maka orgnisasi bisa salah arah.

"Walaupun dampaknya kecil ini bisa berpengaruh kepada Universitas Moestopo. Terakhir speed dan target, kalau ada target harus ada speed dan ukurannya," kata Ketua DPD RI ini.

Dirinya menilai pengalaman juga menjadi penting ketika anda lulus dari bangku kuliah. Pengalamanlah yang mengajarkan anda. "Jadi ada orang punya titel tapi dia bukan master. Maka pengalaman itu lah yang akan menuntun anda," pungkas Oesman Sapta.(rls)

Artikel Pilihan
GALERI FOTO