Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Industri Kreatif Zaman Now Diminati
Rubrik: bisnis | Sabtu, 31 Maret 2018
Editor: Redaksi | Reporter: Humas

Teks foto: Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Bengkalis, Hj Umi Kalsum menyerahkan cendramata kepada Narasumber, pada acara Seminar Nasional Bisnis Startup Digital dan Industri Kreatif Zaman Now di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja di Laut, Sab

BENGKALIS, - Seminar Nasional Bisnis Startup Digital dan Industri Kreatif Zaman Now yang di taja Classic Organizer dipusatkan di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja di Laut dihadiri Bupati Bengkalis Amril Mukminin, diwakili Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Bengkalis, Umi Kalsum, Sabtu (31/3/2018) pagi.

Seminar Nasional tersebut menghadirkan Narasumber, Ketua Jaringan Pengusaha Nasional Indonesia Ketua HIPMI Provinsi Riau, Ahmi Septari, Co-Founder & CMO id Cioudhost.com Advisor Gomebroot.com, Muhammad Mufid Luthfi

Kemudian Ketua Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Bengkalis, Mashuri, dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri.

Selain Narasumber, Seminar tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabuupaten Bengkalis, Indra Gunawan Eet, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Teguh Widodo, serta utusan peserta dari Politeknik Negeri Bengkalis, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis dan peserta dari umum.

Dalam sambutan Bupati Bengkalis yang diwakili Asisten Pemerintahan, H Umi Kalsum mengungkapkan dengan terlaksananya seminar ini dapat menjadi sebuah media dalam rangka merancang flatform terhadap hasil pemikiran para pakar dalam membangkitkan dan menumbuhkembangkan teknologi, terutama dalam pemanfaatan media teknologi, seperti smartphone.

"Dalam usaha membangun perekonomian di daerah kabupaten ini, tidak mutlak dari pemda saja yang menjadi aktornya, sumbangsih dari aktor-aktor pembangunan yang lain yaitu swasta dan masyarakat sangat diperlukan," ujar Umi

”Dengan kapasitas dan kompetensi yang dimiliki semuanya saling bersinergi, dengan demikian, pemerintah, swasta dan masyarakat merupakan tiga pilar pembangunan yang bersama-sama berperan secara signifikan sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya,” papar Umi.

Kemudian imbuh Umi, Negara-negara yang maju bukan karena negaranya besar, penduduknya ramai, tapi bagaimana suatu negara itu mampu menguasai teknologi salah satu contoh penggunaan smartphone sebagai modal utama menjalankan  bisnis.

“Smartphone seakan-akan menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat, tentunya dengan keadaan demikian sangat cocok dijalankan bagi perintis usaha baru tanpa modal besar dengan hanya mengandalkan berjualan secara online,” jelas Umi. (humas)

Artikel Pilihan
GALERI FOTO