Hot Topic
IniRiau / news
Pengelolaan Parkir di Pekanbaru Diduga Sarat KKN
Minggu, 1 April 2018
Yasir | okeline
Ilustrasi juru Parkir

PEKANBARU, - Pengelolaan lahan Parkir di Kota Pekanbaru dinilai tidak transparan dan sarat dengan praktik Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN). Hal ini disampaikan Ketua Umum Lembaga Independen Pemberantas Pidana Korupsi (LIPPSI), Mattheus Simamora kepada awak media, Sabtu (31/3/2018).

Praktik KKN tersebut bisa dilihat dari ditunjuknya Wil (ponakan istri Walikota Pekanbaru Firdaus MT) sebagai rekanan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru sebagai pengelola parkir di sejumlah titik di Pekanbaru.

Seperti dikutip dari laman okelinecom kemarin, indikasi keponakan istri Walikota ini diberikan kepercayaan atau Penunjukkan Langsung (PL) itu berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) yang dikeluarkan Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru dan ditandatangani langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kendi Harahap.

Dalam SPT nomor 01/DISHUB/UPT-PRK/II/18 Dishub tersebut terungkap pemerintah terhadap Aditya Pratama Putra SIP selaku staf atau juru pungut di UPT Parkir untuk berkoordinasi dengan Wil.

Ada pun "kekuasaan" Wil untuk menarik parkir tersebar di beberapa titik di sepanjang Jalan Delima, Jalan Lobak, Jalan Melati (Panam), Jalan Riau, Jalan Kulim (Kecamatan Payung Sekaki & Senapelan) Jalan Umban Sari, Jalan Sembilang (Rumbai).

Selain sarat dengan praktek KKN, menurut pendapat Mattheus, kewenangan Plt Kadishub Kota Pekanbaru melebihi kadis defenitif. Padahal ada batasan wewenang yang mengatur seorang Kadis sesuai Pasal 34 ayat 2 Undang undang Administrasi Pemerintahan (UUAP).

"Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan yang memperoleh wewenang melalui mandat tidak berwenang mengambil keputusan dan/atau tindakan yang bersifat strategis," tuturnya.

Menanggapi hal itu, Plt Kadishub Pekanbaru Kendi Harahap MT yang dikonfirmasi Okeline lalui pesan WhatsApp (WA)-nya hanya menjawab singkat;

"Saya kira semuanya berjalan sesuai aturan. Tidak ada KKN (Kolusi, Korupsi, Napotisme). Plt Kadis juga boleh tanda tangan SPT", katanya.(*)