Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Kisah Sukses Perjalanan Hidup Sandiaga Uno. Dari Remah-remah Sampai Menjadi Triliunan Rupiah (Eps.3)
Rubrik: kolom | Sabtu, 11 Agustus 2018
Editor: | Reporter:

Sandiaga Uno

Saat melaporkan harta kekayaan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai syarat maju menjadi calon wakil gubernur DKI, Sandiaga Uno melampirkan jumlah kekayaanya sebesar 3 triliun rupiah. Hal ini ia dapatkan dari kerajaan bisnisnya yang menggurita. Meski katanya lambang kemakmuran identik dengan badan gemuk dan perut buncit, nyatanya tidak berlaku pada Sandiaga Uno. Sandi dikenal sebagai orang yang gemar berolahraga, dari basket hingga lari semua ia lakoni. Bahkan, ia juga kerap mengikuti lari maraton yang diselenggarkan di berbagai negara.

Menurutnya, kesehatan merupakan investasi yang sangat penting. Dan dari lari, Sandi mempunyai filosofi tersendiri yang diterapkan dalam hidupnya, yaitu; 1). Meski bisa dilakukan sendiri, lari akan lebih bermakna kalau dilakukan bersama dan membentuk team work, 2). Lari akan berhasil dengan persiapan matang agar kondisi prima. 3). Esensi lari adalah kecepatan. Sama seperti ambil keputusan, harus cepat!, 4). Dalam hidup, kita harus mampu jatuh bangun dan terus bergerak serta tidak mudah putus asa dan selalu optimis. Maka dari itu, stamina sangat diperlukan saat berlari.

Tak hanya sibuk mencapai target dalam memperoleh laba perusahaan miliknya, Sandi juga aktif berorganisasi. Ia sempat menjabat sebagai ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk periode 2005 – 2008. Selain itu, Sandi pernah masuk dalam tim Manajemen Timnas Bola Basket Putri Indonesia pada SEA GAMES 2005 di Manila, Filipina. Ia juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sejak tahun 2004. Terakhir, ia bahkan melepas jabatannya sebagai Direktur Utama PT Saratoga Investama Sedaya untuk aktif di partai Gerindra.

Cara ini bisa kamu tiru, lho! Mengingat, berorganisasi juga menjadi pengalaman berharga untuk menumbuhkan rasa percaya diri, melatih kemampuan bekerja dalam tim, meningkatkan jiwa kepemimpinan dan tentunya membangun networking. Bagi Sandi, membangun jaringan dan relasi yang baik dengan semua pihak sangat diperlukan. Karena menurutnya, relasi dapat menyumbang 30% dari kesuksesannya.

Salah satu pria terkaya di Indonesia ini mengatakan, Indonesia tidak memiliki budaya risk taking –berani jatuh dan bangkrut saat berbisnis. Padahal menurutnya, seseorang yang memutuskan untuk masuk ke dunia bisnis tidak boleh takut gagal. Justru dengan semakin cepat gagal, semakin cepat ia akan menemukan inovasi baru untuk mengembangkan bisnisnya.

Membangun sebuah usaha memang bukan hal mudah, tapi tak akan menjadi sulit jika diiringi kemauan yang tinggi, etos kerja yang kuat serta doa yang juga tak redup untuk selalu dipanjatkan. Untukmu yang juga sedang merintis usaha, semoga kisah Sandiaga Uno ini bisa menginspirasi ya![hipwee.com]

Artikel Pilihan
GALERI FOTO