Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Sungguh Tragis, Gadis 16 tahun diperkosa dan disekap selama 14 hari secara Bergiliran
Rubrik: hukum | Kamis, 13 September 2018
Editor: - | Reporter: -

ilustrasi

Iniriau.com - Sungguh biadab kelakuan sejumlah pemuda di Enrekang, Sulawesi Selatan. Mereka menyekap seorang gadis 16 tahun dan diperkosa selama 14 hari lamanya di sebuah hutan.

Korban awalnya diajak jalan-jalan oleh salah seorang pelaku berinisial RM. Pelaku kemudian membawa korban ke sebuah rumah kosong ada yang di kebun di wilayah Baraka. Di sanalah, korban disekap selama 2 pekan.

"Di rumah itu, pelaku memanggil beberapa orang rekannya dan memperkosa korban secara bergiliran selama 14 hari lamanya," kata Kasat Reskrim Enrekang, AKP Abdul Haris Nicolaus, Kamis (13/9/2018).

RM awalnya menjanjikan korban untuk diajak berjalan-jalan setelah merayakan hari Idul Adha pada 14 Agustus lalu. Kasus ini terungkap setelah keluarga korban melaporkan kehilangan anggota keluarganya selama beberapa hari.

"Di sebuah rumah kosong di hutan, pelaku RM ini memperkosa korban selama 2 hari. Korban diancam akan ditinggalkan di hutan jika tidak mengikuti kemauan pelaku," ucapnya.

Setelah dua hari menyekap korban, RM kemudian menghubungi temannya yang lain, yaitu RR melalui sambungan telepon. Dari komunikasi itu, RM meminta RR untuk membawa makanan.

"Korban kemudian diserahkan kepada RR. RR lalu memindahkan korban ke rumah kebun yang lain yang jaraknya 2 kilometer dari lokasi pertama. Di sana, korban kembali diperkosa oleh RR dan rekannya yang lain," terangnya.

"Jadi selama disekap, korban hanya diberi makan oleh pelaku yang dibawanya. Pakaian yang digunakan korban selama disekap 14 hari adalah pakaian yag sama saat pertama kali disekap," sambungnya.

Di lokasi kedua inilah korban disekap selama belasan hari. Tiap hari korban disebut harus melayani nafsu bejat RM bersama rekan-rekannya.

"Jadi kita kembangkan penyelidikan dan akhirnya mendapati korban berada di rumah kosong di hutan. Kondisinya memprihatikan dan trauma," kata Haris.
(irc/detik.com)

Artikel Pilihan
GALERI FOTO