Home | News | Bisnis | Pemerintah | Olahraga | Pariwisata | Hiburan | Ruang Kosong | Properti | Life Style

Kwik Kian Gie jadi Penasihat Ekonomi Prabowo
Rubrik: politik | Kamis, 13 September 2018
Editor: - | Reporter: -

Kwik Kian Gie

Iniriau.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf, Johnny G Plate menyambut baik keputusan mantan Menteri Perekonomian era Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Kwik Kian Gie menjadi penasihat ekonomi Prabowo Subianto. Dia berharap kubu Prabowo-Sandiaga memiliki gagasan ekonomi lebih relevan ketimbang isu yang dibawa sekarang.

"Kami harap ada gagasan bagus dari sebelah. Tapi kami lihat sejauh ini di sebelah kehilangan visi besar ekonomi dan hanya mengangkat kasus yang tidak ada relevan bahkan enggak didukung data-data," kata Johnny di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (13/9).

Sekjen Nasdem itu menyoroti isu-isu ekonomi yang tak relevan. Seperti harga telur dan tempe setipis kartu ATM, pelemahan rupiah dan daya beli masyarakat yang tidak ditampung data.

Johnny mengatakan tidak menjadi kewenangan tim kampanye menilai posisi Kwik. Hal itu kapasitas PDI Perjuangan sebagai partai yang identik dengan Kwik.

"Tapi sebagai TKN kami sampaikan itu hal baik dimana partisipasi tokoh-tokoh yang memahami masalah bangsa terlibat menyusun konsep-konsep dan visi besar Indonesia 2019-2024," imbuhnya.

Dia pun membantah hal ini merupakan fenomena saling bajak kader pada Pilpres 2019.

"Kalau pak Kwik Kian Gie itu perseorangan tidak ada masalah, dalam demokrasi itu hal yang wajar, yang penting gagasannya nanti relevan," ucapnya.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan Kwik ingin jadi penasihat ekonominya. Dia pun mengapresiasi niat Kwik meskipun diketahui, ekonom tersebut merupakan kader PDIP.

"Kwik Kian Gie, meskipun beliau PDIP, tapi demi kepentingan negara, beliau salah satu penasihat saya. Kalau untuk negara dan bangsa, kita tidak melihat partai jadi saya kira di situ," kata Prabowo. [irc/merdeka]

Artikel Pilihan
GALERI FOTO