Hot Topic
IniRiau / lifestyle
Sakit Perut Akut Gejala Penyakit Usus Buntu
Sabtu, 11 Februari 2017
Redaksi | riaupos.co
Ilustrasi

JAKARTA  - Anda sering merasakan sakit di perut bagian kanan bawah? Jika iya, maka harus mewaspadai penyakit usus buntu yang bisa membuat Anda tidak berdaya.

Mungkin Anda belum mengetahui tentang organ yang terletak di bagian kanan bawah perut ini. Usus buntu itu sebuah organ yang memiliki jaringan-jaringan kecil, melekat pada usus.

Anda bisa mengalami malapetaka ketika usus buntu meradang. Penyakit usus buntu terjadi karena adanya pembengkakan yang menyakitkan dan menyebabkan infeksi di usus.

Tentu jika Anda menderita penyakit usus buntu, aktivitas Anda seketika langsung berhenti. Sayangnya, banyak orang tidak merasakan gejala dari penyakit usus buntu atau mengiranya sebagai gangguan pencernaan biasa.

Padahal, ada banyak perbedaan gejala yang dirakan ketika Anda menderita penyakit usus buntu dan gangguan pencernaan lain, semacam maag, sembelit atau asam lambung naik.

Berikut 7 gejala penyakit usus buntu yang sering Anda tidak rasakan seperti dilansir dari laman Boldsky:

Sakit Perut Akut

Jika perut Anda mulai terasa lebih sakit dari biasanya tanpa alasan yang jelas, terutama di perut bagian bawah, maka bisa menjadi pertanda usus buntu. Ada baiknya Anda langsung ke dokter untuk diperiksa agar penyebab rasa sakit lebih jelas.

Mual

Jika Anda merasakan mual setiap hari, meskipun pencernaan baik-baik saja, lalu tidak menemukan penyebabnya, maka langsung periksa ke dokter. Karena, hal tersebut bisa menjadi gejala dari usus buntu yang membahayakan jika lama dibiarkan.

Muntah

Gejala lain yang bisa mengarah ke usus buntu adalah sering muntah, tanpa alasan jelas. Misalnya, Anda sering muntah, padahal tidak hamil, stres atau menderita gangguan pencernaan.

Kehilangan Nafsu Makan

Jika Anda tidak merasa lapar pada jarak waktu yang normal, bisa jadi salah satu gejala radang usus buntu. Peradangan pada daerah tersebut bisa mendorong hilangnya nafsu makan.

Sering Buang Air Kecil

Usus buntu terletak di dekat pelvis, dekat kandung kemih.

Karena itu, radang usus buntu juga dapat memengaruhi kandung kemih dan mengiritasinya, sehingga menyebabkan Anda sering buang air kecil.

Demam

Jika Anda merasakan nyeri perut bagian bawah dan mual yang disertai demam atau menggigil, maka kemungkinan besar itu gejala radang usus buntu. Di mana pun lokasinya, peradangan dapat menyebabkan seseorang mengalami demam.

Disorientasi

Setiap infeksi dalam tubuh dapat menuju ke otak melalui aliran darah dan menyebabkan disorientasi. Jadi, jika usus buntu Anda terinfeksi atau meradang, maka dapat mengalami gejala ini.




sumber: riaupos.co