Detik-detik Suami Hadang Buaya Demi Selamatkan Istri di Sungai Inhil

Ahad, 18 Januari 2026 | 19:36:09 WIB
Tangan korban yang diterkam buaya di Inhil (foto:Jri)

iniriau.com, PEKANBARU — Suasana sore yang tenang di bantaran sungai Parit Ogok, Kelurahan Sungai Dusun, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mendadak berubah mencekam. Seorang nenek bernama Salasiah (65) diterkam buaya saat mencuci di sungai belakang rumahnya, Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Tanpa peringatan, buaya muncul dari dalam air dan langsung menggigit lengan kiri korban. Dalam hitungan detik, Salasiah terseret ke tengah sungai sambil berteriak meminta tolong.

Teriakan itu memancing kepanikan. Suami korban yang berada tak jauh dari lokasi nekat terjun ke sungai. Dengan tubuh gemetar, ia memeluk korban sambil menendang buaya yang masih menggigit lengan istrinya. Sejumlah warga yang sedang mandi di sungai ikut berjibaku memberikan pertolongan.

“Korban dipeluk suaminya, sementara warga menendang dan memukul buaya seadanya sampai akhirnya buaya melepas gigitan,” kata Antoni, saksi mata di lokasi kejadian.

Setelah buaya menghilang, korban berhasil ditarik ke darat dalam kondisi luka parah. Darah mengucur dari lengan kirinya yang belakangan diketahui mengalami patah tulang akibat gigitan buaya. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapat perawatan intensif.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil, Junaidy, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pihaknya langsung menerjunkan empat personel untuk menyisir sungai mencari buaya yang diperkirakan berukuran sekitar tiga meter.

“Penyisiran dilakukan hingga malam hari, namun buaya belum ditemukan. Kami mengimbau warga bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Junaidy, Minggu (18/1/2026).

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat ancaman buaya di wilayah perairan Inhil yang masih kerap bersinggungan dengan aktivitas warga.**

Tags

Terkini