Pengeroyokan Diduga Terjadi di Koto Gasib, Polisi Telusuri Pelaku

Kamis, 12 Februari 2026 | 15:53:37 WIB
Ilustrasi by Website Resmi Polri

iniriau.com, SIAK - Satuan Reserse Kriminal Polres Siak terus menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang dilaporkan oleh seorang warga Pekanbaru. Perkara ini ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/17/II/2026/SPKT/Polres Siak/Polda Riau yang diterima pada Selasa (10/2/2026).

Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di salah satu perusahaan sawit di Siak.

Pelapor, Mardin Lase (34), melaporkan dugaan kekerasan yang menyebabkan dua orang, yakni Candra Saputra Lase dan Fiberman Lase, mengalami luka-luka. Keduanya sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Koto Gasib usai kejadian.

Kasatreskrim Polres Siak AKP Tidar Laksono mengatakan, dari keterangan awal yang diperoleh, dugaan penganiayaan disebut melibatkan sejumlah oknum petugas keamanan perusahaan saat korban berada di lokasi kejadian.

“Informasi sementara yang kami terima, peristiwa ini melibatkan beberapa orang. Saat ini kami masih mendalami peran masing-masing pihak,” kata AKP Tidar, Kamis (12/2/2026).

Akibat kejadian tersebut, Candra dilaporkan mengalami memar di bagian punggung, luka pada pipi kiri, pembengkakan kaki kanan serta nyeri di bagian dada. Sementara Fiberman mengalami luka robek di kepala kanan, pendarahan telinga, memar di wajah dan dada, serta luka pada bagian rusuk, leher, punggung dan kaki.

Polisi telah melakukan sejumlah langkah awal penyelidikan, di antaranya menerima laporan resmi, mendatangi lokasi kejadian untuk olah TKP, serta memfasilitasi pemeriksaan visum terhadap korban.

AKP Tidar menegaskan penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan objektif. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dan mempercayakan proses hukum kepada aparat kepolisian. Perkembangan kasus ini, lanjutnya, akan disampaikan kepada publik sesuai dengan hasil penyelidikan yang sedang berjalan.**

Tags

Terkini