Banyak Keluhan Masyarakat, Bupati Siak Surati BGN Minta Pengawasan Diperketat

Rabu, 04 Maret 2026 | 20:08:57 WIB
Bupati Siak Afni Zulkifli (foto: Humas Pemkab Siak)

iniriau.com, SIAK – Bupati Siak, Afni Zulkifli, melayangkan surat resmi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meminta penguatan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Siak. Surat tersebut dikirim langsung ke kantor BGN di Jakarta pada Rabu (4/2026).

Dalam keterangannya, Afni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak mendukung penuh program prioritas nasional tersebut. Namun ia menilai, sistem pengawasan di lapangan perlu diperkuat agar manfaat program benar-benar dirasakan peserta didik secara optimal.

Menurutnya, Pemkab Siak menerima sejumlah laporan masyarakat terkait kualitas makanan yang dibagikan. Aduan itu mencakup kelayakan konsumsi, variasi menu, hingga standar kandungan gizi yang dinilai belum konsisten. “Program ini sangat baik, tapi pelaksanaannya harus diawasi ketat supaya tujuan meningkatkan gizi anak benar-benar tercapai,” ujarnya.

Afni menekankan pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana teknis di daerah. Ia meminta BGN memastikan SPPG menjalankan tugas sesuai standar, mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga pengawasan kualitas makanan.

Beberapa poin yang diminta untuk diperkuat antara lain kepastian standar gizi sesuai ketentuan, jaminan kebersihan dan keamanan pangan, pencegahan potensi penyimpangan teknis, serta tersedianya mekanisme pengaduan resmi yang cepat dan transparan, termasuk hotline yang bisa diakses masyarakat.

Selain soal kualitas makanan, Afni juga menyoroti keluhan guru terkait pola distribusi menu. Ia menerima laporan bahwa makanan sempat dibagikan sekaligus untuk konsumsi tiga hari. “Kalau dibagikan untuk tiga hari sekaligus, tentu kualitas dan gizinya bisa berkurang. Ini sudah kami larang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya pola distribusi tersebut sempat mengikuti ketentuan dari tingkat provinsi. Namun kini, kata dia, BGN telah melarang pembagian menu tiga hari sekaligus. Tak hanya itu, menjelang bulan Ramadan, muncul pula masukan agar pembagian MBG untuk siswa PAUD, TK, dan SD yang berpuasa tidak diberikan langsung kepada anak-anak di sekolah. 

Guru mengusulkan agar makanan diserahkan kepada orang tua atau dititipkan melalui guru untuk menghindari godaan bagi siswa yang sedang berpuasa. Pemkab Siak berharap BGN segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah konkret agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah berjalan lebih tertib, akuntabel, serta benar-benar berpihak pada kepentingan penerima manfaat.**

Tags

Terkini