Hotspot Riau Menurun Jadi 213 Titik, Bengkalis Masih Dominasi Sebaran

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:04:58 WIB
Ilustrasi kebakaran lahan (foto:freepik)

iniriau.com, PEKANBARU – Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau pada Sabtu (28/3/2026) tercatat mengalami penurunan. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), total hotspot di Riau mencapai 213 titik dari 350 titik panas yang terpantau di Pulau Sumatera.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R, menyebutkan angka tersebut lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 224 titik panas. Meski terjadi penurunan, Riau masih menjadi wilayah dengan sebaran hotspot yang cukup tinggi di Sumatera.

“Sebaran titik panas masih didominasi wilayah pesisir, terutama Bengkalis dan Pelalawan,” ujarnya.

Secara rinci, Kabupaten Bengkalis menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak yakni 91 titik. Disusul Pelalawan 76 titik, Indragiri Hilir 22 titik, Indragiri Hulu 11 titik, Kota Dumai 11 titik, serta Siak dan Rokan Hilir masing-masing 1 titik. BMKG menilai penurunan jumlah hotspot tersebut belum sepenuhnya menurunkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang masih memiliki konsentrasi titik panas tinggi.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meluasnya api, terutama saat kondisi cuaca kering dan angin mendukung. Pemantauan hotspot masih terus dilakukan secara intensif melalui satelit sebagai upaya deteksi dini guna mencegah dan meminimalisir dampak karhutla di wilayah Riau.**

Tags

Terkini