Usai BBM, Giliran Minyak Goreng Kemasan Sulit Didapat dan Harga Meroket

Senin, 04 Mei 2026 | 21:00:41 WIB
Minyak goreng kemasan mulai sulit didapatkan, harga meroket, Senin (4/5). Foto - Astrid

iniriau.com, Pekanbaru - Masyarakat seperti dikepung oleh berbagai kenaikan harga, dan sulitnya mendapatkan barang-barang keperluan harian. Belum selesai masalah BBM yang langka, minyak goreng juga sulit didapat. Beberapa grosir sembako mengaku jumlah suplai minyak goreng sudah sebulan ini dibatasi oleh distributor.

Susahnya mendapatkan minyak goreng kemasan tersebut membuat harga minyak goreng meroket di Pekanbaru.

Di beberapa toko grosir sembako, harga minyak goreng merek Bimoli dijual Rp. 44.000,- / 2 liter dan untuk bimoli spesial Rp. 45.000,-/ 2 liter. Minyak goreng kemasan merek Sunco lebih mahal lagi, yakni Rp 46.000,-/ 2 liter

"Memang naik harga minyak kemasan sekarang. Kurang tahu juga alasannya kenapa.  Yang paling mahal itu merek sunco, dan naiknya cukup drastis," kata salah satu toko grosir di Simpang Tiga.

Menurut penjual, sudah satu bulan stok minyak goreng kemasan tidak masuk di tokonya. Bahkan sekarang tidak bisa stok minyak banyak-banyak seperti biasanya," kata petugas toko grosir di Marpoyan Damai.

Hal senada juga disampaikan oleh karyawan toko grosir di Pasar Cik Puan. Harga minyak goreng kemasan berada di kisaran Rp 46.000,-/ 2 liter.

"Memang sudah naik dari kemarin-kemarin, kak. Nggak jelas alasannya apa, serba naik kalau sekarang ini," kata perempuan berkerudung itu kepada iniriau.com, di Pekanbaru.

Sementara itu, minyak goreng kemasan minyak kita mulai terlihat lagi di pasaran. Minyak kita di jual seharga Rp 19.000,- per liter.

Ironis memang, Riau yang bergelar "di atas minyak di bawah minyak" justru Masyarakatnya kesulitan mendapatkan keduanya.**

Tags

Terkini