Usai Makan MBG 81 Siswa Tapung Hulu Mengalami Mual dan Sesak

Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:31:51 WIB
Ilustrasi (foto:Hastara.id)

iniriau.com, KAMPAR — Sebanyak 81 siswa SMKN 1 Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, menjalani pemeriksaan dan perawatan medis setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan yang diduga muncul usai menyantap makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Penanganan terhadap para siswa dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan. Langkah tersebut diambil karena jumlah pasien yang datang melebihi kemampuan Puskesmas Suka Ramai untuk menampung seluruhnya.

Kepala Puskesmas Suka Ramai, Nurhaidin, menyebut jumlah siswa yang mendapat penanganan medis terus bertambah. Sebelumnya tercatat 77 siswa, kemudian meningkat menjadi 81 orang.

"Penanganannya sudah berlangsung sejak Selasa. Sampai sekarang totalnya 81 pelajar, dan sebagian sudah diperbolehkan pulang," ujar Nurhaidin, Rabu (19/8/2026).

Ia menjelaskan, pasien tidak seluruhnya dirawat di Puskesmas Suka Ramai. Sejumlah siswa dialihkan ke fasilitas kesehatan lain agar mendapat penanganan sesuai kondisi masing-masing.

"Dua pelajar dirujuk ke Puskesmas Tandun di Rokan Hulu. Ada juga yang ditangani di Puskesmas Petapahan karena kapasitas di sini tidak memungkinkan menampung semuanya," katanya.

Hingga Rabu, empat siswa masih menjalani perawatan di Puskesmas Suka Ramai. Mereka masih mendapatkan terapi medis, termasuk pemasangan infus dan bantuan oksigen.

"Empat pelajar masih dirawat. Mereka menggunakan infus dan oksigen. Keluhan yang muncul di antaranya mual, muntah dan sesak napas," ungkap Nurhaidin.

Dugaan gangguan kesehatan setelah konsumsi makanan MBG tersebut kini menjadi perhatian pihak terkait. Penelusuran dan pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab pasti keluhan yang dialami para siswa.

Pihak berwenang juga perlu melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang dikonsumsi para pelajar untuk memastikan ada atau tidaknya keterkaitan antara makanan program MBG dengan kondisi kesehatan siswa.**

Tags

Terkini