Polbeng Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Enam Kategori Final Berhasil Ditembus

Sabtu, 12 September 2026 | 13:29:15 WIB
Waduk PDAM Tirta Terubuk Bengkalis menjadi salah satu venue KKI 2026. (Foto Humas Polbeng Bengkalis)

iniriau com, BENGKALIS – Sebanyak 129 tim dari 52 perguruan tinggi di Indonesia dipastikan ambil bagian dalam babak final Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 yang akan berlangsung di Kampus Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) pada 14–17 September 2026.

Ajang yang menjadi kompetisi teknologi maritim tingkat nasional tersebut mempertemukan tim-tim terbaik hasil seleksi proposal, laporan kemajuan, dan video yang telah dilakukan sebelumnya. Para finalis akan bersaing dalam enam subkategori lomba yang mencakup pengembangan kapal dan teknologi maritim modern.

Enam subkategori yang dipertandingkan meliputi Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), Fuel Engine Remote Control (FERC), Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK), Inovasi Sistem Permesinan dan Kelistrikan (ISPK), serta Remotely Operated Vehicle (ROV) yang untuk pertama kalinya diperkenalkan pada KKI tahun ini.

Sebagai tuan rumah, Polbeng mencatat prestasi tersendiri. Kampus vokasi tersebut menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang berhasil meloloskan tim pada seluruh subkategori yang dipertandingkan.

Pencapaian itu membuat Polbeng unggul dibanding sejumlah kampus besar lainnya. Juara umum KKI dua tahun terakhir, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, tercatat hanya mengirimkan finalis pada lima subkategori. Capaian serupa juga diraih Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, dan Universitas Negeri Malang.

Persaingan diprediksi berlangsung ketat karena sejumlah perguruan tinggi ternama turut mengirimkan wakilnya, di antaranya Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Sumatera Utara, Universitas Riau, hingga Universitas Hasanuddin.

Panitia menetapkan gelar Juara Umum KKI 2026 berdasarkan akumulasi perolehan medali dari seluruh kategori yang dipertandingkan. Perguruan tinggi dengan bobot medali tertinggi akan dinobatkan sebagai kampus terbaik pada ajang teknologi maritim nasional tersebut.

Keikutsertaan 129 tim dari berbagai daerah menjadi bukti tingginya minat mahasiswa dalam mengembangkan inovasi di bidang perkapalan, sistem kelistrikan, hingga teknologi robot bawah laut yang kini semakin dibutuhkan dalam industri maritim Indonesia.**

Terkini