Jalan Lintas Solok-Padang Diterjang Galodo, Jalan Tidak Bisa Dilewati

Selasa, 22 September 2026 | 08:12:05 WIB
Material longsor dan banjir di kawasan Kompleks Kantor Bupati Solok, Senin (21/9). Foto - Satlantas Polres Arosuka Solok

iniriau.com, Pekanbaru - Hujan deras pada Senin malam yang mengguyur beberapa daerah di Sumatera Barat, menyebabkan tingginya arus air di daerah Arosuka, Kabupaten Solok.

Arus air tersebut membawa material lumpur, kayudan material longsor yang menutup badan jalan, sehingga akses jalan lintas Solok - Padang tidak bisa dilewati, Senin (21/9).

Kasatlantas Polres Arosuka Solok, Iptu Akbar Kharisma Tajung, longsor dengan air bah itu terjadi sekitar jam 20.00 WIB.  Dan setengah jam berikutnya, material yang dibawa air bah tersebut sudah menutupi jalur utama tersebut.

“Hari ini curah hujan cukup tinggi dan menyebabkan terjadinya longsor dan banjir, pada Senin malam. Jalan lintas Solok - Padang dan sebaliknya tidak bisa dilalui," kata Iptu Akbar Kharisma Tanjung.

Ia meminta masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif lain, yaitu melewati daerah Padang Panjang untuk sementara waktu

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk sementara menggunakan jalur Padang Panjang, karena jalur tertutup material longsor,” lanjutnya menjelaskan.

Peristiwa longsor di daerah Arosuka Solok itu, dibenarkan oleh Sekretaris BPBD Sumbar, Ilham. Ia mengatakan mendapat laporan mengenai galodo sekitar waktu salat Isya.

“Ya, benar. Kondisinya saat ini banyak material lumpur, kayu-kayu. Kabarnya ada satu jembatan yang putus,” jelas Ilham.

Ilham mengatakan lebih lanjut jika bencana tanah longsor itu terjadi di sekitar kompleks Kantor Bupati Solok yang berada dekat dengan aliran sungai.

“Kalau sungainya memang sungai yang di dekat kompleks Kantor Bupati Solok. Kita belum tahu apakah apakah Kantor Bupati dan lainnya juga terkena dampaknya. Belum dapat info, " ujar Ilham lagi.

Banjir dan longsor terjadi karena hujan deras sehingga volume air sungai naik dan meluap ke jalan. BPBD Sumatera Barat juga memastikan kondisi dan apakah ada yang menjadi korban dari bencana banjir ini.

"Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dan rumah warga atau kantor yang rusak. Mudah-mudahan semua aman dan terkendali," pungkasnya.

Tags

Terkini