<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://iniriau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://iniriau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Sekda Kuansing Didakwa Beri Pajero dan Land Cruiser untuk Jabatan</title><link>https://iniriau.com/detail/53793/sekda-kuansing-didakwa-beri-pajero-dan-land-cruiser-untuk-jabatan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Sidang perdana perkara dugaan suap jabatan yang menjerat Sekretaris Daerah (Sekda) Kuantan Singingi, Zulkarnain, digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Jumat (18/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mendakwa Zulkarnain bersama Direktur PT Mitra Ideal Consultant (MIC), Ardiles, memberikan dua mobil mewah kepada Bupati Kuansing, Suhardiman Amby. Pemberian tersebut diduga terkait kepentingan jabatan dan proyek pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam dakwaan disebutkan, mobil Mitsubishi Pajero Sport yang dibeli seharga Rp700 juta diduga diberikan untuk mendukung pengangkatan Zulkarnain sebagai Kepala Dinas PUPR Kuansing pada 2022. Sementara Toyota Land Cruiser senilai Rp2,05 miliar diduga berkaitan dengan proses pengisian jabatan Sekda Kuansing pada 2025.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Jaksa juga menyebut Ardiles diduga memiliki kepentingan agar perusahaannya memperoleh pekerjaan proyek di lingkungan Dinas PUPR Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Terdakwa Zulkarnaen dan Ardiles memberi sesuatu berupa satu unit Mitsubishi Pajero Sport dan satu unit Toyota Land Cruiser kepada Suhardiman Amby,&quot; ujar jaksa saat membacakan dakwaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Usai pembacaan dakwaan, tim penasihat hukum Zulkarnain menyatakan tidak mengajukan eksepsi. Majelis hakim kemudian menjadwalkan sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi pada 24 September 2026.**&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/46446227764-img_20260918_151929.jpg"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 15:23:21 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53793/sekda-kuansing-didakwa-beri-pajero-dan-land-cruiser-untuk-jabatan</guid></item><item><title>Musim Kemarau, DLHK Pekanbaru Minta Warga Hentikan Bakar Sampah</title><link>https://iniriau.com/detail/53792/musim-kemarau-dlhk-pekanbaru-minta-warga-hentikan-bakar-sampah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru bergerak menindak laporan masyarakat terkait aktivitas pembakaran sampah yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala DLHK Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan petugas bersama Satpol PP telah mendatangi lokasi yang dilaporkan warga. Dalam penanganan awal, petugas memberikan teguran sekaligus sosialisasi kepada pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Karena yang ditemukan masih pembakaran sampah dalam skala kecil, kami memberikan peringatan pertama dan edukasi kepada warga,” ujar Reza, Jumat (18/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, sampah tidak seharusnya langsung dibakar karena sebagian masih dapat dimanfaatkan. Sampah organik seperti daun kering misalnya, bisa diolah menjadi kompos yang lebih bermanfaat bagi lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;DLHK juga mengingatkan bahwa pembakaran sampah memiliki risiko yang cukup besar, terutama di tengah cuaca kering yang masih terjadi. Api dari pembakaran sampah berpotensi menjalar dan memicu kebakaran lahan maupun pekarangan di sekitarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Musim kemarau membuat risiko kebakaran meningkat. Karena itu masyarakat kami minta tidak membakar sampah sembarangan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain melakukan pengawasan, DLHK terus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan pengelolaan sampah yang telah tersedia di tingkat kelurahan. Melalui Lembaga Pengelola Sampah (LPS), sampah rumah tangga dapat diangkut langsung dari lingkungan warga sehingga tidak perlu dibakar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Reza berharap kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah semakin meningkat demi menjaga kualitas lingkungan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/65141406655-img_20260918_132638.jpg"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 13:30:43 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53792/musim-kemarau-dlhk-pekanbaru-minta-warga-hentikan-bakar-sampah</guid></item><item><title>Polbeng Bawa Pulang Tiga Gelar dari KKI ke&#45;13 di Bengkalis</title><link>https://iniriau.com/detail/53791/polbeng-bawa-pulang-tiga-gelar-dari-kki-ke13-di-bengkalis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, BENGKALIS&lt;/strong&gt; – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) mengakhiri pelaksanaan Kontes Kapal Indonesia (KKI) ke&#45;13 dengan torehan tiga penghargaan. Prestasi tersebut sekaligus melengkapi keberhasilan Polbeng sebagai tuan rumah ajang nasional yang berlangsung di Bengkalis pada 14&#45;17 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tiga gelar tersebut masing&#45;masing diraih Tim Laksamana 3, Tim Laksamana 1 dan Tim Laksamana 10.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim Laksamana 3 berhasil menempati posisi ketiga pada subkategori Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK). Sementara itu, Tim Laksamana 1 meraih Best Design Electric Remote Control (ERC), sedangkan Tim Laksamana 10 memperoleh Best Design Fuel Engine Remote Control (FERC).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi Polbeng, capaian tersebut menjadi catatan tersendiri karena IDK merupakan subkategori yang baru kembali diikuti setelah sempat absen selama tiga tahun penyelenggaraan KKI.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Anggota Tim Laksamana 3, M Kenzie Bravo, menjelaskan timnya mengembangkan desain kapal dengan sejumlah inovasi untuk menekan hambatan ketika kapal melaju. Mereka menggunakan material HDPE yang memiliki bobot relatif ringan, dipadukan dengan sejumlah komponen pendukung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Semakin besar hambatan, menghalangi kecepatan kapal, sekaligus boros bahan bakar,” ujar Kenzie.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara Tim Laksamana 1 dan 10 mengusung konsep kapal penjaga pantai berkecepatan tinggi. Rancangan tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan pengawasan wilayah perairan, termasuk menghadapi aksi penyelundupan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Muhamad Wahyu Ramadhan dari Tim Laksamana 10 mengatakan rancangan kapal mereka diarahkan untuk mendukung keamanan perairan Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Banyak kapal yang secara ilegal menyelundupkan barang&#45;barang terlarang, jadi kami ingin menciptakan kapal yang bisa menjaga daerah Bengkalis dari ancaman itu,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur Polbeng Johny Custer menyebut tiga penghargaan tersebut menjadi hasil dari proses riset dan pengembangan yang dilakukan mahasiswa. Ia berharap capaian itu tidak berhenti sebagai prestasi lomba, tetapi dapat mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kemenangan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus belajar dan berinovasi, menghasilkan karya&#45;karya yang lebih baik lagi dan dapat memberikan dampak nyata,” ujar Johny.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, pelaksanaan KKI juga memberikan manfaat bagi masyarakat Bengkalis. Ribuan mahasiswa dari 52 perguruan tinggi hadir selama kegiatan, sehingga turut meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner dan UMKM.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kehadiran peserta dari berbagai daerah juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Bengkalis kepada masyarakat luar daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Johny menambahkan, keberhasilan Polbeng tidak hanya diukur dari prestasi mahasiswa, tetapi juga dari kemampuan kampus menyelenggarakan kegiatan berskala nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Selain sukses menyabet tiga gelar, Polbeng juga sukses sebagai tuan rumah,” ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Apresiasi terhadap penyelenggaraan KKI turut disampaikan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendiktisaintek, Beny Bandanadjaja. Ia menilai Polbeng mampu menyiapkan fasilitas serta memberikan sambutan yang baik kepada seluruh peserta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Johny berharap jejaring yang terbentuk selama KKI dapat terus dikembangkan untuk memperkuat kolaborasi antarkampus sekaligus mendorong kemajuan bidang kemaritiman Indonesia.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/16540176060-img-20260918-wa0014.jpg"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 12:14:19 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53791/polbeng-bawa-pulang-tiga-gelar-dari-kki-ke13-di-bengkalis</guid></item><item><title>Main di Rumbai, PSPS Pekanbaru Bidik Tiga Poin Lawan Persiraja</title><link>https://iniriau.com/detail/53790/main-di-rumbai-psps-pekanbaru-bidik-tiga-poin-lawan-persiraja</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; – PSPS Pekanbaru bertekad meraih kemenangan ketika menjamu Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertandingan pekan kedua tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Sabtu (19/9/2026). Laga ini menjadi kesempatan bagi PSPS untuk mengamankan poin penuh sekaligus mempersembahkan kemenangan di hadapan pendukungnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PSPS datang dengan motivasi bangkit setelah kalah 1&#45;2 dari PSIS Semarang pada laga pembuka di Stadion Jatidiri, Jumat (11/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, meminta anak asuhnya tidak mengulangi kesalahan pada pertandingan sebelumnya. Fokus dan kedisiplinan dalam menjalankan strategi menjadi perhatian utama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita ingin semua pemain fokus menjalankan instruksi dengan baik. Tentunya kita ingin menang di pertandingan home perdana ini,&quot; ujar Akhyar, Jumat (18/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari sisi kesiapan tim, Akhyar menyebut kondisi skuad cukup baik. Aulia Lubis yang sempat mengalami cedera ketika menghadapi PSIS juga telah pulih.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Semua pemain sudah fit. Aulia Lubis yang kemarin sempat cedera sekarang sudah pulih,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PSPS tetap menaruh perhatian terhadap Persiraja. Meski kalah dari Semen Padang pada laga pertama, Akhyar melihat tim asal Banda Aceh itu memiliki permainan yang mampu merepotkan lawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Persiraja tim yang bagus. Mereka bermain cukup baik pada pertandingan pertama meskipun kalah di kandang. Kami tetap mengantisipasi kelebihan mereka dan mewaspadai kebangkitannya,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akhyar menilai konsistensi permainan akan menjadi faktor penting untuk meraih hasil sesuai target.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Semua pemain harus fokus dan bermain sesuai game plan yang kita terapkan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, kapten PSPS Alfin Tuasalamony memastikan para pemain siap memberikan kemampuan terbaik. Ia menegaskan target tim adalah mengamankan tiga poin di kandang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita siap menjalankan instruksi sesuai yang diinginkan coach. Kita harus mendapatkan tiga poin di kandang kita sendiri,&quot; kata Alfin.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/36983441364-img_20260918_101728.jpg"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 10:19:01 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53790/main-di-rumbai-psps-pekanbaru-bidik-tiga-poin-lawan-persiraja</guid></item><item><title>BMKG Prediksi Hujan Guyur Sejumlah Daerah di Riau, Pekanbaru Masuk Wilayah Waspada</title><link>https://iniriau.com/detail/53789/bmkg-prediksi-hujan-guyur-sejumlah-daerah-di-riau-pekanbaru-masuk-wilayah-waspada</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; &#45; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Jumat (18/9/2026). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang disertai petir dan angin kencang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna, mengatakan kondisi cuaca pada pagi hari didominasi udara kabur hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan meluas ke sejumlah daerah seperti Kepulauan Meranti, Bengkalis, Siak, Indragiri Hilir, Kampar, Rokan Hilir dan Rokan Hulu,&quot; kata Yasir, Jumat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, pada malam hari hujan masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Riau. Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut hingga dini hari, termasuk di wilayah Pekanbaru, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, Dumai dan Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem. Wilayah Bengkalis, Siak, Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Dumai dan Pekanbaru berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir serta angin kencang pada pagi, sore, malam hingga dini hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna transportasi darat dan laut,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 50 sampai 99 persen. Sementara angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10&#45;40 kilometer per jam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah. Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diminta memantau perkembangan cuaca sebelum berlayar.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/94015412184-file_000000005ca882078cfbdb7a8ff30dbf.png"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 07:58:54 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53789/bmkg-prediksi-hujan-guyur-sejumlah-daerah-di-riau-pekanbaru-masuk-wilayah-waspada</guid></item><item><title>KKI 2026 Ditutup di Bengkalis, ITS Kembali Sabet Juara Umum</title><link>https://iniriau.com/detail/53788/kki-2026-ditutup-di-bengkalis-its-kembali-sabet-juara-umum</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, BENGKALIS &#45;&lt;/strong&gt; Kontes Kapal Indonesia (KKI) ke&#45;13 resmi berakhir di Kota Bengkalis, Kamis (17/9/2026) malam. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali tampil sebagai juara umum dan mempertahankan dominasinya dalam ajang teknologi maritim nasional tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keberhasilan ini membuat ITS mencatatkan tiga gelar juara umum secara beruntun setelah sebelumnya meraih prestasi serupa pada penyelenggaraan tahun 2024 dan 2025.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penghargaan kepada para pemenang diserahkan dalam acara penutupan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, di Lapangan Tugu Bengkalis. Gelar juara umum diberikan berdasarkan perolehan akumulasi medali dari seluruh kategori yang diikuti peserta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;KKI 2026 menghadirkan 962 mahasiswa yang tergabung dalam 129 tim dari 52 perguruan tinggi di berbagai daerah. Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dipercaya menjadi tuan rumah dengan menyiapkan arena perlombaan di kampus Polbeng dan Waduk PDAM Tirta Terubuk.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selama empat hari pelaksanaan, peserta berkompetisi dalam enam subkategori, yakni Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), Fuel Engine Remote Control (FERC), Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK), Inovasi Sistem Permesinan dan Kelistrikan (ISPK), serta Remotely Operated Vehicle (ROV) yang menjadi kategori baru tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di sisi lain, Polbeng mencatat capaian tersendiri sebagai satu&#45;satunya perguruan tinggi yang berhasil menempatkan tim pada seluruh subkategori final. Sementara ITS yang keluar sebagai juara umum mengikuti lima subkategori kompetisi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;KKI menjadi ajang tahunan yang mempertemukan inovasi dan riset teknologi kemaritiman mahasiswa Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya berbagai pengembangan teknologi kapal dan sistem maritim masa depan.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/37841619158-img-20260918-wa0000.jpg"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 07:52:53 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53788/kki-2026-ditutup-di-bengkalis-its-kembali-sabet-juara-umum</guid></item><item><title>PJJ SMA&#45;SMK Riau Disesuaikan dengan Kondisi Udara Daerah</title><link>https://iniriau.com/detail/53787/pjj-smasmk-riau-disesuaikan-dengan-kondisi-udara-daerah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; &#45; Pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa SMA dan SMK di Riau tidak diterapkan secara serentak. Kebijakan tersebut mengikuti keputusan pemerintah kabupaten dan kota berdasarkan kondisi kualitas udara di masing&#45;masing wilayah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan sekolah harus menyesuaikan kegiatan belajar dengan kebijakan daerah setempat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kalau Pekanbaru sudah melakukan PJJ, tentu SMA dan SMK juga harus mengikuti,” kata Erisman di Gedung DPRD Riau, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menyebut Pekanbaru, Indragiri Hulu (Inhu), dan Kampar telah menyesuaikan kegiatan pembelajaran akibat kondisi udara. Sementara daerah lain menerapkan kebijakan sesuai situasi masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Erisman menegaskan sekolah tidak perlu memaksakan pembelajaran tatap muka apabila kualitas udara tidak sehat dan pemerintah daerah menetapkan PJJ.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Intinya ikuti kebijakan pemerintah kabupaten dan kota masing&#45;masing,” ujarnya.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/56682050651-85117334577-img_20260227_113119.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 22:10:17 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53787/pjj-smasmk-riau-disesuaikan-dengan-kondisi-udara-daerah</guid></item><item><title>Antisipasi Dampak Asap, Pemprov Riau Buka Lima Posko Kesehatan</title><link>https://iniriau.com/detail/53786/antisipasi-dampak-asap-pemprov-riau-buka-lima-posko-kesehatan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Lima posko kesehatan disiapkan di Kota Pekanbaru untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program tersebut merupakan kolaborasi Pemprov Riau, RS Bhayangkara Biddokes Polda Riau, Satlantas Polresta Pekanbaru, rumah sakit swasta dan sejumlah perguruan tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli mengatakan, posko mulai beroperasi Jumat (18/9/2026) selama tujuh hari pada tahap awal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Penanganan dampak asap Karhutla harus dilakukan secara gotong royong. Karena itu, kami bersama RS Bhayangkara membentuk posko kesehatan di lima titik,&quot; kata Zulkifli, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kelima posko berada di Jalan Cut Nyak Dien, Simpang Tuanku Tambusai&#45;Jenderal Sudirman, Simpang Bandara Sultan Syarif Kasim II, Simpang Jalan Ronggowarsito dan Simpang SKA.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setiap posko dilengkapi dokter, dua perawat serta ambulans. Petugas akan memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi pencegahan dampak asap, vitamin, hingga oksigen dan rujukan bagi warga yang membutuhkan penanganan lanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala RS Bhayangkara Pekanbaru, Kompol dr Firmansyah Dwi Anggara, mengatakan pelayanan tersebut menjadi upaya bersama agar masyarakat tetap mendapat akses layanan kesehatan selama kondisi udara memburuk.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Universitas Hang Tuah Pekanbaru juga ikut mendukung dengan menurunkan mahasiswa dan dosen untuk membantu pembagian masker, edukasi serta pemeriksaan kesehatan di posko Cut Nyak Dien dan Simpang Bandara.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/22924229043-img_20260917_215823.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 22:01:33 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53786/antisipasi-dampak-asap-pemprov-riau-buka-lima-posko-kesehatan</guid></item><item><title>BPBD Inhil Kerahkan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Dua Desa</title><link>https://iniriau.com/detail/53785/bpbd-inhil-kerahkan-tim-gabungan-tangani-karhutla-di-dua-desa</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Dua lokasi yang terdampak berada di Desa Belantak Raya dan Desa Semambu Kuning, Kecamatan Gaung, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, aparatur desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), perusahaan dan warga setempat hingga kini masih berjibaku memadamkan api serta melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran meluas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala BPBD Inhil, R Arliansyah, mengatakan kebakaran di Desa Belantak Raya terjadi di lahan masyarakat yang didominasi tanah gambut dan areal perkebunan kelapa. Luas lahan yang terbakar sementara diperkirakan mencapai sekitar dua hektare.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Upaya pembatasan juga dilakukan agar api tidak merambat ke lahan lain,&quot; kata Arliansyah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, proses pemadaman terkendala cuaca panas, tiupan angin yang cukup kencang, akses menuju lokasi yang sulit dijangkau, serta terbatasnya jaringan komunikasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebanyak 31 personel diterjunkan ke lokasi dengan dukungan sejumlah peralatan pemadam. Petugas juga harus menarik selang hingga ratusan meter karena sumber air berada sekitar 400 hingga 500 meter dari titik kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, kebakaran juga dilaporkan terjadi di Desa Semambu Kuning. Di lokasi ini, tim gabungan bersama pihak perusahaan dan masyarakat terus melakukan pendinginan pada lahan gambut yang sebelumnya terbakar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Arliansyah menyebut sekitar lima hektare area terdampak telah berhasil dipadamkan atau padam secara alami. Namun, petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk luasan keseluruhan masih dalam pendataan. Saat ini fokus kami memastikan api benar&#45;benar padam dan tidak muncul kembali,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, upaya penanganan di Semambu Kuning juga menghadapi tantangan berupa cuaca panas, angin kencang, serta terbatasnya sumber air yang berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga Kamis sore, penyebab munculnya api di kedua lokasi tersebut masih diselidiki oleh pihak berwenang. Tim di lapangan tetap bersiaga melakukan pemadaman dan pendinginan guna mencegah kebakaran meluas di kawasan gambut Kecamatan Gaung.**&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/31726957369-img-20260917-wa0029.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 20:46:27 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53785/bpbd-inhil-kerahkan-tim-gabungan-tangani-karhutla-di-dua-desa</guid></item><item><title>Kemenkum Riau Bahas Penguatan Layanan AHU dengan Ditjen di Jakarta</title><link>https://iniriau.com/detail/53784/kemenkum-riau-bahas-penguatan-layanan-ahu-dengan-ditjen-di-jakarta</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, JAKARTA&lt;/strong&gt; – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Riau terus berupaya meningkatkan kualitas layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperkuat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum RI.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan antara Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan dengan Sekretaris Ditjen AHU Andi Yulia Hertaty di Jakarta, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rudy hadir bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum Febri Mujiono, Kepala Bidang Pelayanan AHU Dewi Sri Wahyuni, serta jajaran Kanwil Kemenkum Riau. Pertemuan membahas sejumlah aspek penyelenggaraan layanan AHU di daerah, mulai dari dukungan sumber daya manusia, sarana dan prasarana hingga koordinasi teknis pelayanan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, Rudy memaparkan kondisi layanan AHU yang berjalan di Riau sekaligus menyampaikan sejumlah kebutuhan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami terus berupaya memastikan layanan AHU di Riau berjalan optimal. Dukungan sumber daya, sistem layanan, serta koordinasi yang baik dengan Ditjen AHU menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Rudy.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain mengevaluasi pelaksanaan layanan yang sudah berjalan, pertemuan juga membahas penguatan komunikasi antara Kanwil dan unit teknis di Ditjen AHU. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan teknis maupun administratif yang muncul di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan AHU turut menjadi perhatian. Kanwil Kemenkum Riau mendorong optimalisasi sistem layanan berbasis digital agar masyarakat dapat mengakses layanan hukum dengan lebih mudah, cepat, dan efisien.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Sekretaris Ditjen AHU Andi Yulia Hertaty meminta Kanwil Kemenkum Riau terus meningkatkan koordinasi dengan unit teknis terkait guna menjaga kelancaran pelaksanaan layanan di wilayah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, Kanwil Kemenkum Riau akan memperkuat evaluasi internal, menginventarisasi kebutuhan sarana dan sumber daya manusia, serta meningkatkan koordinasi teknis untuk mendukung pelayanan AHU yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.**&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/28220214788-img-20260917-wa0022.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 19:51:46 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53784/kemenkum-riau-bahas-penguatan-layanan-ahu-dengan-ditjen-di-jakarta</guid></item><item><title>Cekcok soal Ongkos, Remaja 14 Tahun Bacok Tukang Ojek di Bengkalis</title><link>https://iniriau.com/detail/53783/cekcok-soal-ongkos-remaja-14-tahun-bacok-tukang-ojek-di-bengkalis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, BENGKALIS&lt;/strong&gt; – Kasus pembacokan terhadap seorang pengemudi ojek di Kabupaten Bengkalis, Riau, diduga dipicu persoalan ongkos perjalanan. Polisi telah mengamankan seorang remaja berusia 14 tahun yang diduga menjadi pelaku dalam peristiwa tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Siregar menjelaskan, kejadian itu berlangsung pada Senin (14/9/2026) dini hari. Korban sebelumnya menjemput pelaku di Pelabuhan Roro Air Putih untuk diantar ke wilayah Desa Kembung Baru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Fahrian, sebelum berangkat keduanya telah menyepakati tarif perjalanan sebesar Rp200 ribu. Namun di tengah perjalanan terjadi perbedaan terkait ongkos yang kemudian disebut naik menjadi Rp250 ribu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Dari hasil pemeriksaan, motif sementara karena pelaku merasa keberatan dengan perubahan tarif yang sebelumnya disepakati Rp200 ribu menjadi Rp250 ribu,” kata Fahrian, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setelah tiba di lokasi yang relatif sepi, pelaku diduga meminta korban menghentikan kendaraan dengan alasan hendak masuk ke rumah. Korban yang tidak menaruh curiga kemudian menunggu di pinggir jalan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tak lama berselang, pelaku diduga kembali sambil membawa parang dan menyerang korban. Tebasan senjata tajam itu mengenai bagian kepala korban hingga terjatuh di lokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Warga yang menemukan korban segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Polres Bengkalis yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri keberadaan pelaku. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan remaja tersebut di kediamannya di Desa Kembung Luar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga mengamankan parang yang diduga digunakan saat melakukan pembacokan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Parang itu diambil dari kapal pompong milik orang tuanya,” ujar Fahrian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat ini perkara tersebut masih dalam penanganan penyidik Polres Bengkalis. Proses hukum dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mempertimbangkan status pelaku yang masih di bawah umur.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/80522645135-img-20260917-wa0025.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 19:21:00 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53783/cekcok-soal-ongkos-remaja-14-tahun-bacok-tukang-ojek-di-bengkalis</guid></item><item><title>Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Sagu, Sentra KI Meranti Didorong Terbentuk</title><link>https://iniriau.com/detail/53782/kemenkum-riau-perkuat-pengawasan-sagu-sentra-ki-meranti-didorong-terbentuk</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, MERANTI &lt;/strong&gt;– Perlindungan Sagu Meranti sebagai produk yang telah memiliki Indikasi Geografis (IG) terus diperkuat. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti membahas langkah pengawasan sekaligus pengembangan kekayaan intelektual di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pembahasan itu berlangsung di Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (17/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan pengawasan IG terdaftar yang dilakukan Kanwil Kemenkum Riau di Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan mengatakan, pengawasan tidak hanya ditujukan untuk memastikan perlindungan terhadap produk IG, tetapi juga membangun koordinasi dengan pemerintah daerah agar potensi kekayaan intelektual dapat dikembangkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pengawasan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan intelektual yang dimiliki Kepulauan Meranti,” ujar Rudy melalui jajaran Kanwil Kemenkum Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pertemuan itu, Kanwil Kemenkum Riau juga mendorong pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) pada Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sentra tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi pusat pendataan dan inventarisasi potensi KI, sekaligus membantu proses pelindungan hingga pengembangan kekayaan intelektual milik masyarakat dan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami mendorong agar Sentra KI dapat menjadi wadah yang membantu pemerintah daerah menginventarisasi, melindungi, mengembangkan dan memanfaatkan potensi kekayaan intelektual yang ada,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain Sentra KI, pembahasan juga mencakup rencana penyusunan Peraturan Daerah tentang Kekayaan Intelektual. Regulasi ini diharapkan menjadi payung bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pelindungan dan pengembangan KI secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertemuan tersebut turut membahas perkembangan dugaan pelanggaran terhadap IG Kopi Liberika Rangsang Meranti. Sebelumnya, Kanwil Kemenkum Riau telah memfasilitasi mediasi antara pihak&#45;pihak terkait hingga menghasilkan kesepakatan damai yang dituangkan dalam berita acara mediasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penyelesaian persoalan KI melalui koordinasi dan komunikasi dengan para pihak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan dihadiri Sekda Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah, jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan, tim Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kepala Bidang Pelayanan KI Kanwil Kemenkum Riau Yuliana Manulang serta tim kerja Penegakan Hukum KI.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengawasan IG di Kepulauan Meranti dilaksanakan pada 15&#45;18 September 2026 berdasarkan Surat Perintah Kepala Kanwil Kemenkum Riau Nomor W.4&#45;UM.03.07&#45;5169 tertanggal 11 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui koordinasi tersebut, Kanwil Kemenkum Riau dan Pemkab Kepulauan Meranti menyepakati penguatan pengawasan Sagu Meranti serta mendorong pembentukan Sentra KI dan regulasi daerah sebagai bagian dari penguatan ekosistem kekayaan intelektual di daerah.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/37429926290-img-20260917-wa0021.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:12:30 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53782/kemenkum-riau-perkuat-pengawasan-sagu-sentra-ki-meranti-didorong-terbentuk</guid></item><item><title>Kanwil Kemenkum Riau Digitalisasi Proses Harmonisasi Ranperda</title><link>https://iniriau.com/detail/53781/kanwil-kemenkum-riau-digitalisasi-proses-harmonisasi-ranperda</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, JAKARTA&lt;/strong&gt; – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau mengembangkan HARMONITAS sebagai sistem digital untuk menunjang proses harmonisasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) dan rancangan peraturan kepala daerah (Ranperkada).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Inovasi tersebut dipresentasikan di Direktorat Jenderal Peraturan Perundang&#45;undangan, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi sekaligus untuk mendapatkan masukan terkait pengembangan sistem.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;HARMONITAS dirancang untuk mengelola berbagai tahapan harmonisasi dalam satu platform. Mulai dari pengajuan permohonan, pengunggahan dan pengelolaan berkas hingga pemantauan perkembangan proses.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kanwil Kemenkum Riau juga memperkenalkan dua fitur tambahan, yakni Asisten AI Pra&#45;Harmonisasi dan Generator Draf Surat Resmi. Keduanya disiapkan untuk membantu pengguna mempersiapkan dokumen dan kebutuhan administrasi sebelum proses harmonisasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan mengatakan inovasi tersebut masih akan dikembangkan melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Peraturan Perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Teknologi yang dikembangkan harus memberikan kemudahan sekaligus sesuai dengan kebutuhan dalam pelaksanaan harmonisasi produk hukum daerah,” kata Rudy.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masukan yang diperoleh dalam pertemuan tersebut selanjutnya menjadi bahan penyempurnaan HARMONITAS. Kanwil Kemenkum Riau berharap platform itu dapat mendukung layanan harmonisasi yang lebih terintegrasi, tertib, dan mudah dipantau.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/39141634744-img-20260917-wa0020.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53781/kanwil-kemenkum-riau-digitalisasi-proses-harmonisasi-ranperda</guid></item><item><title>Sambut Hari Rabies Sedunia, Dinas PKH Riau Sediakan Vaksin Gratis</title><link>https://iniriau.com/detail/53780/sambut-hari-rabies-sedunia-dinas-pkh-riau-sediakan-vaksin-gratis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Pemilik anjing, kucing, maupun monyet di Riau diajak memanfaatkan program vaksinasi rabies gratis yang diselenggarakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan serta peringatan Hari Rabies Sedunia 2026. Vaksinasi akan dilaksanakan di halaman Kantor Dinas PKH Riau, Jalan Patimura, Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Plt Kepala Dinas PKH Riau, Supaiman, mengatakan vaksinasi rabies menjadi langkah penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus mencegah penyebaran penyakit rabies kepada manusia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Rabies dapat dicegah melalui vaksinasi rutin. Karena itu kami mengajak masyarakat membawa hewan peliharaannya untuk mendapatkan vaksin secara gratis,” ujar Supaiman, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, pemilik hewan memiliki tanggung jawab menjaga kesehatan hewan peliharaan, tidak hanya memenuhi kebutuhan pakan dan tempat tinggal. Vaksinasi tahunan diperlukan agar hewan tetap terlindungi dan tidak menjadi sumber penularan penyakit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dinas PKH Riau menjadwalkan vaksinasi gratis pada 21, 22, 23, 24, dan 28 September 2026 mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut diminta membawa KTP, memastikan hewan dalam kondisi sehat, berusia minimal tiga bulan, tidak bunting, serta dapat dikendalikan menggunakan rantai atau pet cargo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Dengan vaksinasi yang rutin, risiko penularan rabies dapat ditekan sehingga kesehatan masyarakat dan hewan tetap terjaga,” kata Supaiman.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/45872681652-img-20260917-wa0018.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:33:34 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53780/sambut-hari-rabies-sedunia-dinas-pkh-riau-sediakan-vaksin-gratis</guid></item><item><title>Asap Mulai Ganggu Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru</title><link>https://iniriau.com/detail/53779/asap-mulai-ganggu-penerbangan-di-bandara-ssk-ii-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, Pekanbaru&lt;/strong&gt; &#45; Kabut asap yang beberapa minggu ini &amp;nbsp;menyelimuti &amp;nbsp;udara Kota Pekanbaru kini &amp;nbsp;mulai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Simpang Tiga Pekanbaru. Hari ini, Kamis (17/9), jarak pandang tercatat 4.000 meter, &amp;nbsp;sementara untuk lintasan pacu pesawat berada berada &amp;nbsp;pada jarak 2.000 meter.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pihak bandara menjelaskan, &amp;nbsp;jarak pandang ini masih aman untuk penerbangan, namun tetap mengganggu, karena&amp;nbsp;&lt;br&gt;ada kedatangan yang delay. Bahkan beberapa waktu lalu ada pesawat yang tertahan di udara karena jarak pandang di landasan terganggu &amp;nbsp;asap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hari ini ada sembilan penerbangan yang berangkat, dan tujuh penerbangan yang sampai di bandara, dan ada yang terlambat untuk kedatangan maupun keberangkatan. Sebenarnya untuk jarak pandang penerbangan 4.000 meter dan 2.000 meter di lintasan pacu masih aman, namun bisa mengganggu juga,&quot; kata General Manager Bandara SSK II Pekanbaru Ahmad, Kamis (26/9) di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengatakan, meski jarak pandang &amp;nbsp;masih cukup aman untuk penerbangan, namun ada juga pesawat yang terganggu kedatangannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah, belum ada yang delay keberangkatan. Namun sudah mulai mengganggu karena &amp;nbsp;beberapa waktu lalu ada &amp;nbsp;pesawat yang harus tertahan dan berputar arah di udara sampai dua atau tiga kali sebelum mendarat di landasan pacu kita,&quot; ujar Ahmad.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pihak Bandara SSK II tetap terus memantau situasi cuaca bersama BMKG untuk keselamatan pengguna jasa penerbangan di bandara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita harapkan bencana asap ini segera selesai, dan semua aktifitas kembali berjalan lancar,&quot; pungkas Ahmad menutup penjelasannya.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://iniriau.com/gambar/96337304078-img-20260907-wa0008.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 14:50:00 +0700</pubDate><guid>https://iniriau.com/detail/53779/asap-mulai-ganggu-penerbangan-di-bandara-ssk-ii-pekanbaru</guid></item></channel></rss>