Hotspot di Riau Terus Meningkat, BMKG Ingatkan Waspada Karhutla

Senin, 26 Januari 2026 | 09:04:01 WIB
Ilustrasi karhutla (foto: freepik)

iniriau.com, PEKANBARU – Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau terus mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat sebanyak 57 hotspot terpantau pada Senin (26/1/2026). Jumlah ini meningkat dari hari sebelumnya Minggu (25/1/2026) sebanyak 29 titik panas. 

Berdasarkan pantauan citra satelit, total hotspot di Pulau Sumatera mencapai 580 titik, dengan Riau menjadi salah satu penyumbang signifikan. Sebaran hotspot di Riau terbanyak terpantau di Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 19 titik, disusul Pelalawan 18 titik, Bengkalis dan Rokan Hulu masing-masing 6 titik, Dumai 4 titik, Kampar 3 titik, serta Kepulauan Meranti 1 titik.

Sementara kondisi cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan. Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, mengatakan peningkatan hotspot ini menjadi indikator risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih cukup tinggi, terutama di wilayah dengan minim hujan..

“Cuaca Riau relatif stabil dan didominasi cerah berawan. Namun hujan ringan berpotensi terjadi secara lokal pada sore hingga malam hari di beberapa daerah,” ujar Alfa.

BMKG memprakirakan hujan ringan bersifat setempat berpeluang turun di Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu. Suhu udara berkisar 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–97 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat tren kenaikan hotspot menunjukkan potensi karhutla masih tinggi meski hujan ringan diprakirakan turun secara terbatas.**

Tags

Terkini