Mahasiswa Teknik Unri Dalami Safety Engineering Bersama Praktisi Migas

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:19:00 WIB
Mahasiswa Fakultas Teknik Unri mengikuti workshop Safety Engineering bertajuk From Theory to Industrial Practice (foto: Jri)

iniriau.com, PEKANBARU – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Riau (Unri) mengikuti workshop Safety Engineering bertajuk From Theory to Industrial Practice yang digelar di Gedung Integrated Classroom Kampus Unri, Sabtu (31/1/2026). Workshop ini menghadirkan praktisi industri migas untuk memberikan pemahaman langsung mengenai penerapan keselamatan proses di lapangan. Kegiatan tersebut juga melibatkan akademisi serta Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Riau.

Senior Manager Operation & Manufacturing RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, menyampaikan bahwa mahasiswa teknik perlu dibekali pemahaman menyeluruh tentang sistem pengendalian risiko sejak dini.

“Keselamatan proses tidak berhenti di teori. Mahasiswa harus memahami bagaimana sistem ini dijalankan secara utuh di industri, mulai dari perencanaan, pengendalian risiko, hingga evaluasi dan pembelajaran dari insiden,” ujar Isnandhi.

Ia menjelaskan, di lingkungan Pertamina, pengelolaan risiko dilakukan melalui siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA) dan mengacu pada regulasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Sementara itu, Dr. Ir. Darmawan Ahmad Mukharror, MSc, menekankan pentingnya pemahaman konsep risiko sebagai fondasi bagi calon insinyur.

“Process safety adalah seni mengenali dan mengelola risiko. Jika dipahami dengan benar, insiden besar di industri dapat dicegah,” kata Darmawan.

Selain sesi materi, workshop ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Kontrak Kerja Sama Swakelola Konsultan Perguruan Tinggi antara Kilang Pertamina Dumai dan Universitas Riau sebagai upaya memperkuat kolaborasi akademisi dan industri.**

Tags

Terkini