Kapolda Riau Copot Kapolsek Panipahan dan Kanit Reskrim

Ahad, 12 April 2026 | 15:16:49 WIB
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan Foto Humas Polda Riau

iniriau.com, Pekanbaru – Kapolda Riau, Herry Heryawan, mengambil langkah tegas dengan mencopot Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah serta Kanit Reskrim Aipda Rahmat Ilyas. Keputusan tersebut diambil menyusul aksi unjuk rasa warga yang berujung ricuh di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.

Pencopotan ini merupakan bagian dari evaluasi internal kepolisian terhadap kinerja jajaran di wilayah tersebut, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Langkah ini adalah bentuk tanggung jawab dan evaluasi kami. Ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas di Panipahan,” ujar Herry, Minggu (12/4/2026).

Ia menegaskan, pimpinan di tingkat wilayah harus memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, ketidakmampuan membaca situasi dapat memicu gangguan keamanan yang lebih besar.

“Seorang pimpinan harus hadir dan peka. Jika itu tidak berjalan optimal, maka perlu ada langkah korektif,” tegasnya.

Sejak awal insiden, jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah disebut telah bergerak cepat untuk meredam situasi. Kapolres Rokan Hilir bersama Wakil Bupati turun langsung ke lokasi guna berdialog dengan tokoh masyarakat.

Upaya tersebut dilanjutkan dengan peninjauan langsung oleh jajaran Polda Riau. Wakapolda, Irwasda, dan Kabid Propam bersama Bupati Rokan Hilir turut turun ke Panipahan untuk memastikan kondisi tetap terkendali serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

Kapolda menekankan, kehadiran pimpinan di lapangan penting untuk mencegah eskalasi dan memastikan seluruh persoalan ditangani secara menyeluruh, baik dari sisi keamanan maupun pendekatan sosial.

Saat ini, situasi di Panipahan dilaporkan mulai kondusif dan aktivitas masyarakat berangsur normal. Meski demikian, pengawasan tetap diperketat guna menjaga stabilitas. Di sisi lain, Kapolda juga menyoroti keresahan warga terkait dugaan maraknya peredaran narkoba yang menjadi salah satu pemicu aksi.

“Kami memahami keresahan masyarakat. Penanganan narkoba akan kami lakukan secara tegas, namun tetap sesuai aturan hukum, bukan dengan tindakan anarkis,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Aparat hadir, negara hadir, dan masyarakat juga harus ikut menjaga kamtibmas,” pungkasnya.**

Tags

Terkini