Seleksi Paskibraka Riau 2026 Rampung, Hasil Diumumkan Juni

Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24:23 WIB
Penutupan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Riau (foto:Jri)

iniriau.com, PEKANBARU – Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Riau dan nasional tahun 2026 telah resmi berakhir. Penutupan tahapan seleksi tersebut dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan penutupan turut dihadiri perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Jaksen Simamora, bersama jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau. Kepala Kesbangpol Riau, Boby Rahmat, menyampaikan bahwa hasil seleksi akan diumumkan secara resmi melalui laman BPIP pada pertengahan Juni 2026, baik untuk tingkat provinsi maupun nasional.

“Seluruh tahapan sudah selesai hari ini. Pengumuman akan dirilis melalui website BPIP, kemungkinan pada minggu kedua Juni,” ujar Boby.

Ia menjelaskan, proses seleksi telah berlangsung sejak 16 Mei 2026 dan diikuti oleh peserta pilihan dari seluruh kabupaten dan kota di Riau. Sebanyak 48 peserta yang terdiri dari 24 putra dan 24 putri telah menjalani rangkaian penilaian ketat.

Menurut Boby, para peserta menunjukkan kualitas terbaik selama proses seleksi, mulai dari disiplin, semangat, hingga kemampuan yang dimiliki.

“Selama seleksi, mereka telah memperlihatkan dedikasi dan kemampuan terbaik sebagai calon Paskibraka,” tambahnya.

Boby juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang hingga tahap akhir. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta merupakan generasi muda unggulan yang membawa nama baik daerahnya masing-masing. Ia berpesan agar peserta yang nantinya terpilih dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjaga nama baik Provinsi Riau di tingkat nasional.

“Bagi yang terpilih, jadikan ini kehormatan. Jaga kepercayaan dan harumkan nama Riau,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan BPIP Pusat, Jaksen Simamora, turut mengingatkan peserta agar terus menjaga semangat dan menjadikan pengalaman seleksi sebagai motivasi untuk berkembang.

“Tidak ada manusia yang sempurna, namun kita harus terus berusaha menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Bagi peserta yang belum berhasil lolos, Boby mengimbau agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman ini sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kemampuan serta kontribusi bagi daerah dan bangsa.**

Tags

Terkini