Operasi SAR Kapal Tenggelam di Siak Ditutup Satu Korban Belum Ditemukan

Selasa, 14 Juli 2026 | 10:54:50 WIB
Ilustrasi pencarian korban kecelakaan pompong (foto:Dok iniriau)

iniriau.com, SIAK – Tim SAR Gabungan resmi mengakhiri operasi pencarian korban kecelakaan kapal pompong yang tenggelam di perairan Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, pada Senin (13/7/2026). Penutupan operasi dilakukan setelah pencarian berlangsung selama tujuh hari sesuai standar pelaksanaan operasi SAR.

Keputusan tersebut diambil usai dilakukan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat dan pihak keluarga korban. Hingga operasi berakhir, satu korban yang sebelumnya dilaporkan hilang belum berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan berbagai metode pencarian telah dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan personel, peralatan, serta dukungan dari sejumlah instansi.

"Seluruh potensi SAR telah kami kerahkan, baik melalui penyisiran di permukaan air maupun dukungan dari kapal nelayan. Namun hingga hari ketujuh belum ada perkembangan yang mengarah pada ditemukannya korban," kata Budi.

Berdasarkan data Tim SAR Gabungan, insiden tersebut melibatkan tujuh korban. Tiga orang berhasil diselamatkan, tiga lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu korban masih dinyatakan hilang.

Selama proses pencarian, operasi melibatkan Basarnas, TNI AL, TNI AD, Polairud, KSOP, PT Sucofindo, PT Kimi, tim penyelam profesional, Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), serta masyarakat nelayan. Pencarian dilakukan menggunakan Kapal Negara RB 218, Rigid Inflatable Boat (RIB), perahu karet, hingga pompong milik warga.

Dengan berakhirnya operasi SAR, seluruh personel dikembalikan ke instansi masing-masing. Meski demikian, Basarnas tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan nelayan maupun pihak pelabuhan. Apabila terdapat informasi atau tanda-tanda keberadaan korban, proses evakuasi akan segera dilakukan.

Budi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan relawan yang telah terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut sejak hari pertama pencarian. Menurutnya, sinergi seluruh unsur menjadi bentuk komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.**

Tags

Terkini