Harga TBS Sawit Swadaya Riau Naik Rp36,70 per Kg, Tembus Rp3.832,75

Harga TBS Sawit Swadaya Riau Naik Rp36,70 per Kg, Tembus Rp3.832,75
Hasil panen petani sawit di Riau (foto:Betty)

iniriau.com, Pekanbaru – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 15–21 Juli 2026. Kenaikan ini dipicu oleh menguatnya harga crude palm oil (CPO) dan kernel di pasar.

Berdasarkan hasil penetapan tim Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, harga TBS tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun. Nilainya naik Rp36,70 per kilogram atau 0,97 persen dibandingkan periode sebelumnya, sehingga menjadi Rp3.832,75 per kilogram.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja, mengatakan penetapan harga pekan ini menggunakan indeks K sebesar 92,45 persen. Sementara harga cangkang ditetapkan sebesar Rp23,11 per kilogram.

"Naiknya harga TBS dipengaruhi oleh kenaikan harga CPO dan kernel pada periode ini," ujar Defris, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, harga CPO tercatat meningkat Rp160,19 per kilogram, sedangkan harga kernel naik Rp96 per kilogram dibandingkan pekan lalu. Untuk acuan penetapan, harga rata-rata CPO KPBN berada di angka Rp15.600 per kilogram dan harga kernel KPBN sebesar Rp13.765 per kilogram.

Defris menambahkan, terdapat beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan selama periode penetapan harga. Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024, kondisi tersebut membuat tim menggunakan harga rata-rata, atau harga rata-rata KPBN apabila memenuhi ketentuan validasi.

Menurutnya, perbaikan tata kelola penetapan harga TBS yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan diharapkan mampu menjaga transparansi serta memberikan nilai jual yang lebih baik bagi petani sawit di Riau.**

#Bisnis

Index

Berita Lainnya

Index