Narapidana Lapas Pekanbaru Melarikan Diri saat Berobat di Rumah Sakit

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:21:38 WIB
Ilustrasi by Antara

iniriau com, Pekanbaru – Seorang narapidana kasus narkotika yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru dilaporkan melarikan diri saat menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit (RS) PMC Pekanbaru, Jumat (24/7/2026). Hingga kini, aparat kepolisian bersama petugas pemasyarakatan masih melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan.

Narapidana tersebut diketahui bernama Ibnu Satya. Ia tengah menjalani hukuman penjara selama 10 tahun atas perkara penyalahgunaan narkotika.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menjelaskan bahwa Ibnu rutin menjalani kontrol kesehatan di RS PMC karena mengidap penyakit dalam yang membutuhkan penanganan berkala.

"Yang bersangkutan menjalani pemeriksaan dan pengobatan rutin di rumah sakit. Setelah pemeriksaan selesai, saat menunggu pengambilan obat di apotek, ia diduga memanfaatkan kelengahan petugas untuk melarikan diri," ujar Yuniarto.

Mendapat laporan tersebut, pihak Lapas langsung berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mempercepat proses pencarian. Tim gabungan hingga kini masih menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tujuan pelarian narapidana tersebut.

Tak hanya fokus pada pengejaran, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan juga membentuk tim pemeriksa guna mengusut dugaan kelalaian dalam pengawalan. Tiga petugas yang bertugas mengawal narapidana saat berobat kini tengah menjalani pemeriksaan.

Yuniarto menegaskan proses pemeriksaan dilakukan secara profesional dan transparan. Apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran prosedur atau unsur kelalaian, petugas yang bertanggung jawab akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Sanksinya dapat berupa hukuman disiplin, mulai dari ringan hingga pemberhentian apabila terbukti melakukan pelanggaran berat," tegasnya.

Pihak Lapas Kelas IIA Pekanbaru memastikan upaya pencarian terhadap Ibnu Satya akan terus dilakukan hingga narapidana tersebut kembali diamankan. Sementara itu, evaluasi terhadap sistem pengawalan warga binaan yang menjalani pengobatan di luar lapas juga akan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.**

Tags

Terkini