Sawit Swadaya Riau Kembali Menguat Pekan Ini

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11:50 WIB
Pekerja mengangkut tandan buah sawit yang telah dipanen ke penampungan, di Kampar (foto: Betty)

iniriau com, PEKANBARU – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 29 Juli hingga 4 Agustus 2026. Kenaikan tersebut dipicu oleh membaiknya harga crude palm oil (CPO) dan inti sawit (kernel) di pasar.

Dinas Perkebunan (Disbun) Riau menetapkan harga TBS tertinggi pada kelompok umur tanaman 9 tahun sebesar Rp3.913,28 per kilogram, atau naik Rp67,29 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja, mengatakan kenaikan tersebut setara dengan 1,75 persen dan menjadi yang tertinggi pada penetapan harga pekan ini.

Selain itu, harga cangkang ditetapkan sebesar Rp24,45 per kilogram, dengan indeks K yang digunakan mencapai 92,40 persen.

Menurut Defris, penguatan harga TBS tidak terlepas dari naiknya harga CPO sebesar Rp130,44 per kilogram dan harga kernel yang meningkat Rp837,88 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan transaksi penjualan. Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, penetapan harga menggunakan rata-rata harga tim. Apabila tidak memenuhi validasi, maka acuan yang dipakai adalah harga rata-rata KPBN.

Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat Rp15.737,50 per kilogram, sedangkan harga kernel KPBN mencapai Rp14.593,00 per kilogram.

Disbun Riau menilai perbaikan tata kelola penetapan harga TBS yang melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan Kejaksaan Tinggi Riau mulai memberikan dampak positif bagi petani.

"Diharapkan kondisi ini mampu meningkatkan pendapatan petani sawit sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di daerah," ujar Defris.**

Tags

Terkini