Presiden Prabowo Perintahkan BIN dan Mabes Polri Usut Kebakaran Lahan Riau

Senin, 24 Agustus 2026 | 12:35:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto tiba di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru untuk meninjau kebakaran lahan di Kampar (foto:Dok RA)

iniriau com, KAMPAR – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Mabes Polri mengambil alih penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau yang diduga melibatkan kepentingan korporasi. Instruksi itu disampaikan saat memimpin rapat terbatas penanganan karhutla di Kabupaten Kampar, Senin (24/8/2026).

Perintah tersebut muncul setelah Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melaporkan hasil pengungkapan tiga terduga pelaku pembakaran lahan yang saat ini masih menjalani proses penyidikan dan pengembangan.

Dalam laporannya, Herry menyebut para pelaku diduga tidak bekerja sendiri. Aparat masih menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang mengendalikan aksi pembakaran lahan tersebut.

"Ketiga pelaku sedang kami dalami. Ada dugaan keterkaitan dengan korporasi dan saat ini masih dalam proses pengembangan," kata Herry di hadapan Presiden.

Ia menjelaskan, para terduga pelaku menggunakan modus berpura-pura memancing untuk menghindari kecurigaan warga. Setelah berada di lokasi, mereka diduga melakukan pembakaran pada lahan yang bukan milik mereka.

"Datang seolah-olah memancing, padahal diduga melakukan pembakaran. Mereka juga tidak memiliki lahan di kawasan tersebut," ujarnya.

Mendengar laporan itu, Presiden Prabowo langsung meminta penanganan perkara ditarik ke tingkat pusat. Ia menegaskan pengungkapan kasus harus dilakukan hingga ke aktor utama yang diduga berada di balik pembakaran lahan.

"Bawa ke Jakarta. Pak Kapolri ambil alih. Libatkan juga BIN untuk membantu pengembangannya," tegas Presiden.

Prabowo menilai penegakan hukum terhadap pelaku karhutla harus dilakukan secara serius, terutama jika ditemukan adanya keterlibatan korporasi yang memperoleh keuntungan dari praktik pembakaran lahan.

Rapat terbatas tersebut digelar usai Presiden meninjau langsung lokasi karhutla di Kabupaten Kampar. Sebelumnya, Kepala Negara tiba di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru sekitar pukul 10.50 WIB sebelum melanjutkan perjalanan ke area terdampak kebakaran.

Pemerintah berharap langkah tegas ini dapat memperkuat upaya penanggulangan karhutla sekaligus memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang sengaja membakar lahan untuk kepentingan tertentu.**

Tags

Terkini