iniriau.com, PEKANBARU – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Riau kembali mengalami penurunan. Untuk periode 14–20 Oktober 2026, harga TBS kelompok umur sembilan tahun ditetapkan Rp3.603,92 per kilogram.
Harga tersebut turun Rp129,82 per kilogram atau 3,48 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Pelemahan harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) menjadi penyebab utama penurunan tersebut.
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, mengatakan penurunan harga kedua komoditas itu berdampak langsung terhadap harga TBS petani.
“Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel,” kata Defris, Selasa (13/10/2026).
Dalam penetapan terbaru, harga CPO turun Rp341,24 menjadi Rp14.722,29 per kilogram. Sementara harga kernel merosot Rp1.228,39 menjadi Rp12.344,61 per kilogram.
Dinas Perkebunan Riau bersama tim penetapan harga terus memperbaiki tata kelola penentuan harga TBS agar sesuai ketentuan dan memberikan keadilan bagi petani yang bermitra.
Upaya tersebut mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau, dengan harapan penetapan harga yang lebih baik dapat berdampak pada peningkatan pendapatan petani.**