JAKARTA - Seseorang yang memiliki lemak perut berlebihan juga dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan. Penyakit degeneratif merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai jika Anda berperut buncit.
Tapi lemak di perut dapat dicegah dengan meminum ramuan alami berbahan dasar bawang merah dan labu. Simak cara membuatnya, dilansir Boldsky, Senin (13/3/17) berikut ini.
Bahan yang diperlukan:
n 2 sdm bawang merah parut
n 3 sdm labu putih botol
Cara membuatnya:
1. Campurkan semua bahan bawang merah parut dan labu botol yang sudah dikukus ke dalam mangkuk. Aduk-aduk dengan sendok sampai tercampur rata.
2. Konsumsilah campuran ramuan itu setiap pagi. Tambahkan gula atau madu agar tidak terlalu hambar rasanya.
3. Minum ramuan itu selama dua bulan berturut-turut.
Tahukah Anda, kombinasi jus bawang dan labu botol kaya vitamin dan mineral yang menyehatkan tubuh Anda. Ramuan ini juga dikenal untuk meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga membantu kapasitas pembakaran lemak.
Tak hanya itu, obat alami ini juga merangsang produksi hormon yang membantu menurunkan berat badan, terutama di daerah perut. Maukah mencobanya?(riaupos.co)
SMPN 4 LTD Mengalami Abrasi, Perlu Tindakan Cepat
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Internet
Pilihan Redaksi
IndexGelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Edukasi Jelang Hari Jantung Sedunia, Daewoong dan PERKI Ingatkan Risiko Angin Duduk
Kamis, 11 Juni 2026 - 17:48:29 Wib Kesehatan
Riau Catat 1.682 Kasus DBD dalam Empat Bulan, 12 Pasien Meninggal
Ahad, 24 Mei 2026 - 09:51:27 Wib Kesehatan
BBPOM Pekanbaru Temukan Obat Herbal Ilegal Berisiko Picu Stroke dan Gagal Ginjal
Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:16:00 Wib Kesehatan
Warga Desa Sendayan Antusias Ikuti Edukasi BPOM soal Kosmetik dan Produk Aman
Ahad, 10 Mei 2026 - 07:31:00 Wib Kesehatan