Iniriau.com, Jakarta - Diplomat Senior Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), Agustaviano Sofjan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA Unri) Jabodetabek 2026-2030. Pemilihan tersebut berlangsung dalam Silaturahmi dan Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unri Jabodetabek di Cafe Kendil Mas, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2).
75 peserta sepakat memberikan amanah kepada Agustaviano Sofjan memimpin organisasi, menggantikan Ketua IKA Unri Jabodetabek sebelumnya Rahmat Hidayat (alumni Fekon Angkatan 1986).
Agustaviano merupakan alumni Fisip Unri Jurusan Hubungan Internasional Angkatan 1989.Ia pernah bertugas sebagai Direktur Pembangunan, Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kemlu tahun 2020 dan Konsul Jenderal Ho Chi Minh City, Vietnam tahun 2021.
Saat ini, Agustaviano menjabat sebagai Diplomat Fungsional Madya Kemlu. Mubes IKA Jabodetabek dihadiri Ketua Umum IKA Unri Wan Muhammad Hasyim, Ketua IKA Unri Wilayah Timur Baidillah, Ketua IKA Unri yang juga Ketua Ikafe Unri Djonieri dan Sekretaris Departemen Diklat IKA Unri Muchlis Ishaq.
Ketua Umum IKA Unri, Wan Muhammad Hasyim berpesan alumni harus selalu memiliki pola pikir untuk maju. Dalam kesempatan ini, pengurus IKA Unri memberikan beasiswa kepada mahasiswa Unri berprestasi (IPK 3,25).
“Mahasiswa yang mendapat beasiswa akan di-coaching para senior yang kompeten. Beasiswa ini adalah salah satu kontribusi kepengurusan IKA Unri,” kata Wan.
Sementara itu, Ketua Ikafe Unri Djonieri mengucapkan selamat atas terpilihnya Agustaviano Sofjan sebagai Ketua IKA Unri Jabodetabek. Djonieri mengharapkan ketua terpilih memberikan kontribusi dan energi positif untuk kemajuan almamater.
“Semoga Pak Agustaviano bisa berkontribusi untuk kemajuan IKA Unri Jabodetabek khususnya, dan Unri secara keseluruhan melalui pengalaman yang sudah bersifat global, sebagai Direktur Kementerian Luar Negeri RI,” kata Djonieri.
Dalam sambutannya, Agustaviano Sofjan mengucapkan terima kasih kepada alumni yang telah memilihnya sebagai Ketua IKA Unri Jabodetabek. Putra asli Palembang ini mengajak para alumni untuk bekerja sama dalam memajukan almamater.
“IKA UNRI Jabodetabek dapat menjadi jembatan strategis antara alumni, almamater, dunia usaha dan pemerintah untuk berkontribusi dan mendorong kemajuan SDM, ekonomi, budaya, lingkungan hidup serta tata kelola pemerintahan,” kata Agustaviano.
Dalam Mubes IKA Unri Jabodetabek ditetapkan program prioritas, yakni bidang pendidikan dan pengembangan SDM, antara lain pemberian beasiswa, magang dan pelatihan bagi mahasiswa dan alumni.
Selanjutnya, program bidang pengembangan sosial dan ekonomi, mencakup penguatan UMKM, ekosistem perdagangan dan investasi bagi alumni. Sedangkan program bidang promosi dan pelestarian budaya, antara lain pengembangan seni budaya Melayu di kalangan alumni Jabodetabek.
Selain itu, IKA Unri Jabodetabek menempatkan penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan sebagai persoalan penting, khususnya pengelolaan lahan gambut, mitigasi perubahan iklim dan edukasi pelestarian alam bagi mahasiswa. **