Sebaran Hotspot Mengkhawatirkan, Riau Sumbang Terbanyak di Sumatera

Sebaran Hotspot Mengkhawatirkan, Riau Sumbang Terbanyak di Sumatera
Ilustrasi by Freepik

iniriau.com, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau masih berada pada level tinggi. Berdasarkan pembaruan data Senin (23/3/2026) pagi, tercatat sebanyak 281 titik panas tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, mengatakan angka tersebut menjadikan Riau sebagai wilayah dengan hotspot terbanyak di Pulau Sumatera.

“Jumlah hotspot di Riau saat ini masih mendominasi dibandingkan provinsi lain di Sumatera. Ini tentu perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Bella saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, konsentrasi titik panas paling tinggi berada di Kabupaten Bengkalis dengan 124 titik, diikuti Kota Dumai sebanyak 90 titik. Selain itu, hotspot juga terpantau di Kabupaten Pelalawan 48 titik, Siak 10 titik, Rokan Hilir 7 titik, dan Indragiri Hilir 2 titik.

Menurut Bella, dari total 281 hotspot tersebut, sebanyak 23 titik masuk kategori kepercayaan tinggi yang kuat mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan.
“Titik dengan tingkat kepercayaan tinggi ini berpotensi besar merupakan kejadian karhutla, sehingga perlu segera ditindaklanjuti di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, 241 titik lainnya berada pada kategori sedang dan 17 titik tergolong rendah. Secara keseluruhan di wilayah Sumatera, BMKG mencatat terdapat 427 titik panas. Selain Riau, sebaran hotspot juga terdeteksi di Aceh 32 titik, Kepulauan Riau 87 titik, Sumatera Utara 15 titik, serta masing-masing 3 titik di Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Sumatera Barat. Adapun Jambi mencatat 2 titik dan Lampung 1 titik.

BMKG pun mengimbau seluruh pihak, khususnya di daerah rawan kebakaran, untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan kabut asap.

“Upaya pencegahan harus diperkuat sejak dini, terutama di wilayah yang memang rawan terjadi kebakaran,” tutup Bella.**

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index