Pemprov Riau Gencarkan Pemadaman Karhutla, Puluhan Sortie Udara Dikerahkan

Pemprov Riau Gencarkan Pemadaman Karhutla, Puluhan Sortie Udara Dikerahkan
Ilustrasi pemadaman karhutla di Riau (foto:mcr)

iniriau.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan operasi terpadu, baik dari darat maupun udara. Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi perluasan kebakaran di sejumlah wilayah rawan.

Berdasarkan data terbaru, puluhan sortie penerbangan telah dijalankan dalam operasi penanggulangan. Dukungan udara melibatkan dua unit helikopter patroli, masing-masing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mencatat 18 sortie dan helikopter dari Kementerian Kehutanan sebanyak 6 sortie.
Selain patroli, satu helikopter water bombing milik BNPB juga dikerahkan secara intensif.

Tercatat 11 sortie dilakukan dengan total 545 kali pengeboman air, setara sekitar 2,45 juta liter air yang dijatuhkan ke sejumlah titik api. Kepala BPBD dan Damkar Riau melalui Kabid Kedaruratan, Jim Gafur, mengatakan upaya pemadaman terus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan api tidak meluas.

“Penanganan dilakukan secara terpadu, baik melalui jalur darat maupun udara, agar kebakaran dapat segera dikendalikan,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Selain water bombing, operasi modifikasi cuaca (OMC) juga digelar untuk membantu proses pemadaman. Satu unit pesawat BNPB telah melaksanakan empat sortie dengan menyemai 4.000 kilogram garam (NaCl) guna memicu hujan buatan.

Sementara itu, hasil pemantauan menunjukkan terdapat 21 titik api yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Riau. Di Kabupaten Pelalawan, tiga titik api masih aktif dengan asap tebal, masing-masing berada di Desa Merbau (Kecamatan Bunut), Desa Pulau Muda (Kecamatan Teluk Meranti), dan Desa Teluk Dalam (Kecamatan Kuala Kampar).

Di Kota Dumai, dari lima titik yang terdeteksi, sebagian besar telah berhasil dipadamkan. Beberapa titik di Kelurahan Mundam dan Bagan Besar Timur dinyatakan padam total, sementara satu titik di Tanjung Palas masih dalam proses pendinginan.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Sejumlah titik api di kedua wilayah tersebut kini tersisa asap tipis dan tengah ditangani petugas di lapangan.

Adapun Kabupaten Bengkalis menjadi daerah dengan jumlah titik api terbanyak, yakni delapan titik. Sejumlah lokasi masih menunjukkan api aktif disertai asap tebal. 

Tim gabungan terus melakukan pemadaman intensif, termasuk upaya penyekatan menggunakan alat berat guna mencegah api meluas ke area lain. Petugas di lapangan hingga kini masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di berbagai titik guna memastikan kebakaran dapat segera terkendali.**

#Pemprov Riau

Index

Berita Lainnya

Index