Plastik Kian Mahal, Wako Agung Dorong Warga Beralih ke Tas Ramah Lingkungan

Plastik Kian Mahal, Wako Agung Dorong Warga Beralih ke Tas Ramah Lingkungan
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho (foto: Instagram h_agungnugroho)

iniriau.com, PEKANBARU - Kenaikan harga plastik yang signifikan hingga mencapai 100 persen dari harga sebelumnya mulai dirasakan pelaku usaha di Kota Pekanbaru. Kondisi ini berdampak langsung pada meningkatnya biaya operasional, khususnya bagi sektor ritel dan usaha kuliner yang masih bergantung pada kemasan plastik.

Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengimbau masyarakat untuk beralih ke penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan sebagai solusi jangka panjang.
“Sekarang kita lihat sendiri, harga plastik naik cukup tinggi. Ini jadi momentum yang baik untuk mulai membiasakan diri tidak lagi menggunakan kantong plastik,” ujar Agung, Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan, masyarakat dapat mulai menggunakan tas belanja yang dapat dipakai berulang kali atau wadah lain yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis. “Kalau kita beralih ke tas pakai ulang, justru ada nilai tambahnya. Selain lebih hemat, juga membantu mengurangi sampah plastik,” jelasnya.

Agung menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru yang telah lebih dahulu menerapkan larangan penggunaan kantong plastik melalui Peraturan Wali Kota yang ditandatangani pada 28 November 2025.

“Aturan ini sudah kita berlakukan. Berlaku untuk pusat perbelanjaan, ritel modern, toko mandiri, sampai ke rumah makan, kafe, restoran, dan jasa boga,” tegasnya.

Menurutnya, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya besar Pemko Pekanbaru dalam menekan volume sampah sekaligus mendorong terwujudnya konsep kota ramah lingkungan.

“Kita minta dukungan semua pihak, baik pelaku usaha maupun masyarakat. Ini demi kepentingan bersama, agar Pekanbaru bisa menjadi kota yang lebih bersih dan hijau,” tutupnya.**

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index