iniriau.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menggelar pemaparan perkembangan sejumlah Program Strategis Nasional (PSN) sebagai langkah evaluasi sekaligus persiapan menghadapi kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Riau dalam waktu dekat.
Program yang menjadi perhatian meliputi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pembangunan Sekolah Rakyat, hingga pengembangan Kampung Nelayan.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, meminta seluruh perangkat daerah memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target serta didukung data yang valid dan aktual.
Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu menjelaskan progres program secara rinci apabila sewaktu-waktu diminta laporan oleh pemerintah pusat.
“Kita harus mengetahui perkembangan di lapangan secara detail. Jangan hanya administrasinya saja yang siap, tetapi kondisi riil program juga harus dipahami,” ujar SF Hariyanto, Selasa (9/6/2026).
Ia mengingatkan agar seluruh laporan yang disampaikan tidak dibuat-buat dan sesuai fakta di lapangan. Kelengkapan data dinilai penting sebagai bentuk keseriusan Pemprov Riau dalam mengawal program nasional.
“Kalau data kita lengkap berarti pengawasan terhadap program berjalan baik. Jadi tidak perlu ada yang ditutupi atau direkayasa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial Riau, Zulfadli, turut memaparkan perkembangan program Sekolah Rakyat di Provinsi Riau. Ia menjelaskan program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu.
Zulfadli menyebut, konsep Sekolah Rakyat dibagi dalam dua bentuk, yakni sekolah rintisan dan sekolah permanen.
“Untuk sekolah rintisan di Riau saat ini ada tiga lokasi, dua berada di Pekanbaru dan satu di Kabupaten Rokan Hilir,” jelasnya.
Selain sekolah rintisan, pembangunan Sekolah Rakyat permanen juga tengah berlangsung di Kabupaten Kuantan Singingi. Hingga kini progres pembangunan disebut telah mencapai sekitar 65 persen.
Ia optimistis sekolah tersebut sudah dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru mendatang.
“Insyaallah untuk di Kuansing bisa mulai beroperasi pada tahun ajaran baru nanti,” ungkap Zulfadli.
Tak hanya itu, Kementerian Sosial juga disebut akan kembali menambah prioritas pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu.
Pemprov Riau berharap seluruh program strategis nasional yang dijalankan pemerintah pusat dapat terlaksana optimal di daerah dengan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten/kota maupun OPD terkait.**