Iniriau.com - Kantong jenazah yang berisi temuan serpihan dan potongan tubuh beberapa korban dari jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 bertambah.
Data yang diterima Badan SAR Nasional (Basarnas), hingga hari kedua pencarian, Selasa (30/10) pukul 12.00 WIB, sudah ada 26 kantong jenazah.
Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Didi Hamzar mengatakan, 24 kantong jenazah telah tiba ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi atau menjalani proses Disasster Victim Identification (DVI). Jumlah tersebut belum termasuk dua kantong yang saat ini masih dalam perjalanan menuju Posko Basarnas di kawasan JICT 2, Tanjung Priok.
"Sampai siang ini dapatkan lagi dua kantong," beber Didi dalam konferensi pers di Kantor Pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/10).
Dua kantong jenazah tersebut masing-masing masih berada di atas kapal milik Basarnas, Basudewa dan kapal milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Baruna Jaya.
Seluruh kantong mayat ini dikirim langsung dari lokasi pencarian bangkai pesawat di perairan Karawang, Jawa Barat.
Pesawat berpenumpang 189 orang ini diperkirakan jatuh di koordinator 05 derajat 46 detik 15 menit South 107 07 menit 16 detik bujur timur. Adapun proses pencarian bangkai pesawat jenis Boeing 737 Max 8 maupun korban dilakukan di area seluas 10 nautical mile. (irc/rmol)
Total Sementara 26 Kantong Jenazah Korban Pesawat Lion Air
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Pilihan Redaksi
IndexBerkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
Pastikan Pasokan Energi Nasional, Komisi VI DPR RI Tinjau Inovasi CEOR Minas
Jumat, 19 Juni 2026 - 12:23:45 Wib Nasional
SMSI dan MA Jajaki Kerja Sama Pendidikan Mediator Bersertifikat
Kamis, 18 Juni 2026 - 07:21:04 Wib Nasional
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Senin, 15 Juni 2026 - 16:17:40 Wib Nasional
Berkat Program PPM Pertamina EP, Petani Cabai Penyintas Banjir Sumatera Bangkit
Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:50:03 Wib Nasional