iniriau com, PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan hujan masih akan mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau sepanjang Jumat (17/7/2026). Intensitas hujan diperkirakan bervariasi dari ringan hingga sedang, bahkan berpotensi meningkat menjadi lebat di beberapa daerah.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, mengatakan kondisi cuaca pada pagi hari didominasi kabut tipis dan awan. Berdasarkan hasil pemantauan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang telah terjadi di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Siak, dan Indragiri Hilir.
"Memasuki siang hingga sore, peluang hujan diperkirakan meluas ke wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai dan Pekanbaru," jelas Bella.
Cuaca basah diperkirakan masih berlanjut pada malam hingga dini hari. Wilayah yang berpotensi diguyur hujan antara lain Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, serta Kota Dumai dan Pekanbaru.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem. Masyarakat di Kabupaten Kampar, Siak, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada sore, malam hingga dini hari.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat dan berpotensi menimbulkan dampak seperti genangan maupun pohon tumbang," ujar Bella.
BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 55 hingga 100 persen. Sementara angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau masih berada pada kategori rendah, sehingga aktivitas pelayaran relatif aman dengan tetap memperhatikan perkembangan cuaca.
Selain memantau kondisi cuaca, BMKG juga mendeteksi 138 titik panas di Pulau Sumatera. Dari jumlah tersebut, 26 titik berada di Provinsi Riau.**