BSP Turunkan Alat Berat, Kanal Siak–Buton Sepanjang 10 Kilometer Dibersihkan

BSP Turunkan Alat Berat, Kanal Siak–Buton Sepanjang 10 Kilometer Dibersihkan
PT BSP melakukan normalisasi kanal sepanjang sekitar 10 kilometer di kawasan Jalan Lintas Siak–Buton (foto:Dok PT BSP)

iniriau.com, SIAK – PT Bumi Siak Pusako (BSP) mulai melakukan normalisasi kanal sepanjang sekitar 10 kilometer di kawasan Jalan Lintas Siak–Buton sebagai upaya memperlancar aliran air dan mengurangi potensi banjir di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Pekerjaan dilakukan dengan mengerahkan alat berat jenis long arm untuk membersihkan dan mengeruk kanal yang melintasi Kecamatan Pusako dan Sungai Apit. Program ini merupakan tindak lanjut kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Siak, PT BSP dan PT Arara Abadi dalam penanganan tata kelola saluran air di kawasan tersebut.

Team Manager Community Development PT BSP, Tengku Muchlis mengatakan, perusahaan mendapat tanggung jawab melakukan normalisasi kanal di sisi kanan jalur pipa sepanjang kurang lebih 10 kilometer.

“Pekerjaan ini merupakan bagian dari komitmen BSP untuk mendukung kelancaran aliran air sekaligus membantu mengurangi risiko genangan yang kerap terjadi di kawasan sekitar,” kata Muchlis, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, BSP sebelumnya juga telah melaksanakan kegiatan serupa di sejumlah wilayah Ring 1 perusahaan, seperti Desa Rempak, Bandar Pedada, Sungai Nibung, Koto Raja, Lubuk Garam hingga Sumber Jaya.

Selain itu, perusahaan telah menuntaskan pembersihan kanal sepanjang sekitar enam kilometer di kawasan Sungai Limau. Upaya tersebut dinilai membantu memperlancar aliran air dan mempercepat surutnya genangan di Kampung Dosan.

Penghulu Kampung Dosan, Zamri, mengakui kondisi banjir di wilayahnya berangsur membaik setelah saluran air dibersihkan.

“Setelah kanal dibersihkan, aliran air menjadi lebih lancar sehingga genangan berangsur surut,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Pusako Wahyudi mengajak masyarakat ikut menjaga fungsi kanal dan sungai dengan tidak membuang sampah maupun pelepah sawit ke saluran air.

“Kalau kanal tetap bersih, aliran air akan lancar dan risiko pendangkalan bisa diminimalkan,” katanya.

BSP menargetkan pekerjaan normalisasi kanal di Jalur Siak–Buton dapat diselesaikan secara bertahap hingga akhir September 2026. Perusahaan berharap keberadaan kanal yang kembali berfungsi optimal dapat membantu mengurangi potensi banjir di kawasan tersebut.**

 

#PT BSP

Index

Berita Lainnya

Index