Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga Pekanbaru, Mata Perih dan Jarak Pandang Terbatas

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga Pekanbaru, Mata Perih dan Jarak Pandang Terbatas
Asap tebal mengganggu jarak pandang pengemudi kendaraan roda dua dan empat di Pekanbaru, Selasa (6/10). Foto - Astrid

iniriau.com, Pekanbaru – Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru, Selasa (6/10/2026) pagi. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, mulai terganggu.

Pantauan di sejumlah ruas jalan menunjukkan kondisi udara terlihat berkabut. Tebalnya asap juga membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas karena pandangan ke depan menjadi terbatas.

Hary, seorang pengemudi ojek online yang melintas di Jalan Arifin Ahmad, mengaku cukup kesulitan berkendara akibat pekatnya asap.

“Cukup mengganggu. Jarak pandang saya saat membawa motor sekitar 200 meter. Kalau berkendara dengan kecepatan tinggi jadi sulit, apalagi saya pengemudi ojek online,” kata Hary kepada iniriau.com.

Keluhan serupa disampaikan Rizal, pengendara sepeda motor lainnya. Selain membuat pandangan terbatas, asap juga menyebabkan matanya terasa perih.

“Asapnya tebal sekali hari ini. Selain mengganggu jarak pandang, mata juga terasa perih. Mudah-mudahan kondisi ini segera berakhir karena aktivitas masyarakat jadi terganggu,” ujarnya.

Kabut asap diketahui mulai kembali terlihat menutupi sejumlah wilayah Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu jarak pandang pengguna jalan, tetapi juga mulai dirasakan masyarakat saat menjalankan aktivitas sehari-hari.**

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index