Dia meminta para jamaahnya agar berbondong-bondong datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April mendatang.
Ajakan itu dia sampaikan saat mengisi ceramah di Peringatan Maulid Nabi Muhammad yang digelar di Kediaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, Jalan Tebet Utara II B, Tebet, Jakarta Selatan.
“Yang milih DPR dan DPRD kita. Jadi jangan habis maulid langsung tidur nggak nyoblos 17 April,” ujarnya di hadapan ratusan jamaah.
Menurutnya, kehadiran umat Islam dalam pemilu sangat penting. Sebab, para dewan yang dipilih nantinya akan menjadi penentu kebijakan yang diambil agar memihak pada umat Islam.
“Jadi yang sudah salat jamaah, yang sudah ngaji jangan nggak nyoblos. Nanti yang nyoblos mereka yang narkoba dan PKI,” tegasnya.
Jika hal itu terjadi, maka tidak heran jika dikemudian hari DPR yang terpilih berasal dari kelompok tersebut.
“Kita tidak tinggal di negara kerajaan. Kita tinggal di negara demokrasi. Siapa yang banyak menang,” tegasnya.
“Kalau DPRD terpilih orang baik semua, perda-perda syariat Islam bisa dibuat,” demikian Abdul Somad. (irc/rmol)
UAS Ajak Jamaah agar Tidak Golput di Pemilu 2019
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Ustaz Abdul Somad
Iniriau.com - Pendakwah Ustaz Abdul Somad turut menyosialisasikan agar para jamaahnya tidak golongan putih (golput) di Pemilu Serentak 2019 mendatang.
Pilihan Redaksi
IndexKomisi III DPRD Riau dan PHR Tinjau Progres Pemulihan TTM
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Politik
Golkar Inhil Tunda Musda, Pendaftaran Calon Ketua Ikut Tertahan
Senin, 14 September 2026 - 08:11:16 Wib Politik
Nalladia Ayu Lepas Jabatan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau
Rabu, 02 September 2026 - 11:53:22 Wib Politik
Nasdem Riau Bekali Anak Muda dengan Pendidikan Politik
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:28:18 Wib Politik
Jelang Vonis Abdul Wahid Simpatisan dan Kader PKB Gelar Doa Bersama
Rabu, 29 Juli 2026 - 23:06:35 Wib Politik