"Luculah kalau aku diperiksa," kata Andi menanggapi laporan yang ditujukan kepada dirinya, sesaat lalu (Jumat, 4/1).
Pelapor Andi Arief bukanlah KPU, melainkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi -Maruf Amin.
Andi dituduh timses Jokowi atas dugaan tindak pidana penyebaran berita palsu atau hoaks ke Badan Reserse Kriminal Polri dengan nomor laporan LP/B/0013/I/2019/BARESKRIM tertanggal 3 Januari 2019.
Andi berdalih dirinya mengimbau kepada aparat atas beredarnya info adanya kontainer tersebut, supaya aparat bertindak cepat agar tidak terjadi hoax.
Andi pun mengungkit tentang info yang diungkap dirinya pada tahun 2017 lalu, saat Pilkada DKI berlangsung. Mantan staf khusus Presiden SBY ini mengungkap soal kiriman KTP-el ganda berasal dari Kamboja di Bandara Soekarno-Hatta. Belakangan pemerintah membenarkan informasi Andi tersebut.
"Dulu aku dapat info yang sama soal KTP elektronik di Bandara Soekarno Hatta. Awalnya dikecam. Ujungnya Mendagri ucapkan terima kasih. Sekarang menginfokan yang mungkin serupa masih dikecam, tapi kan waktu enggak berhenti," demikian Andi Arief. (irc/rml)
Tanggapi Laporan Polisi, Andi Arief: Luculah kalau Aku Diperiksa
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Andi Arief
Iniriau.com - Bola panas kabar kontainer berisi surat suara tercoblos kini berada di tangan polisi. Sejumlah pihak telah dilaporkan resmi, termasuk Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief.
Pilihan Redaksi
IndexKomisi III DPRD Riau dan PHR Tinjau Progres Pemulihan TTM
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Politik
Golkar Inhil Tunda Musda, Pendaftaran Calon Ketua Ikut Tertahan
Senin, 14 September 2026 - 08:11:16 Wib Politik
Nalladia Ayu Lepas Jabatan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau
Rabu, 02 September 2026 - 11:53:22 Wib Politik
Nasdem Riau Bekali Anak Muda dengan Pendidikan Politik
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:28:18 Wib Politik
Jelang Vonis Abdul Wahid Simpatisan dan Kader PKB Gelar Doa Bersama
Rabu, 29 Juli 2026 - 23:06:35 Wib Politik