Iniriau.com, JAKARTA - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bahagia karena penyataannya terkait kebocoran dana juga diakui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di mana, KPK menyebut terdapat kebocoran anggaran negara mencapai Rp 2.000 triliun.
"Saya merasa sangat bahagia karena KPK punya hitungan dua kali dari hitungan saya," kata Prabowo di Jakarta, Jumat (5/3).
Di beberapa acara, Prabowo pernah menyebut anggaran negara bocor sebanyak Rp 1.000 triliun. Kekayaan negara tidak tinggal di Indonesia. Menurut Prabowo, kekayaan negara mengalir ke luar negeri.
"Saya tidak punya gelar akademi formal, tetapi hanya sekadar menghitung saya bisa. Gampang sekali menghitungnya," ucap dia.
Prabowo mengaku menerima banyak hinaan dan cibiran. Terutama ketika menyebut kekayaan Indonesia bocor Rp 1.000 triliun. Namun, kata dia, angin perubahan mulai terkuak setelah penyataan KPK.
Menurut dia, negara memang mengalami kebocoran anggaran yang besar. "Namun, saya beruntung bahwa pimpinan KPK katakan kebocoran kita lebih dari Rp 2.000 triliun. Jadi sekarang yang bener siapa?" ungkap eks Danjen Kopassus itu.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menyebut banyak anggaran negara yang bocor sehingga penyaluran dana untuk suatu daerah tidak maksimal.
Menurut Basaria, angka itu didapat dari hasil penghitungan yang dilakukan Litbang KPK. Namun, ia tidak menjelaskan lebih detail mengenai hal tersebut.
"Perhitungan Litbang KPK, harusnya bisa terima Rp 4000 triliun, tetapi kenyataannya APBN kita Rp 2000 triliun sekian, jadi hampir separuh, lebih mungkin. Kalau kita maksimal dan benar tidak ada kebocoran, maka Rp 4000 triliun bisa dicapai," ujar Basaria beberapa waktu lalu. (jpnn)
KPK Sebut Kebocoran Anggaran Negara Rp 2.000 Triliun, Prabowo: 2 Kali Dari Hitungan Saya
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Prabowo Subianto
Pilihan Redaksi
IndexBerkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
Pastikan Pasokan Energi Nasional, Komisi VI DPR RI Tinjau Inovasi CEOR Minas
Jumat, 19 Juni 2026 - 12:23:45 Wib Nasional
SMSI dan MA Jajaki Kerja Sama Pendidikan Mediator Bersertifikat
Kamis, 18 Juni 2026 - 07:21:04 Wib Nasional
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Senin, 15 Juni 2026 - 16:17:40 Wib Nasional
Berkat Program PPM Pertamina EP, Petani Cabai Penyintas Banjir Sumatera Bangkit
Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:50:03 Wib Nasional